SPPG Rowo Bujel Ditutup Sementara

Lumajang, Siagakota.net- Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) hari ini sidak, Kamis (05/03/2026).

melakukan sidak ke SPPG Rowobujel di Desa Labruk Lor, memastikan sampah serta IPAL sesuai standar agar tidak mengganggu warga sekitarnya.

Bupati Lumajang telah mencatat keluhan warga soal air keruh dan bau diduga dari limbah SPPG sejak awal Februari 2026.

Bupati Indah Amperawati sebelumnya menekankan integritas program MBG di Lumajang, sambil mendukung peran kepala daerah dalam pengawasan.

Jika sidak hari ini terjadi, kemungkinan terkait penguatan pengawasan ini.

“Setelah dilakukan pemantauan ke 3x nya dan tindaklanjut dari mitra sangat tidak kooperatif maka hari ini kita bersurat ijin dan lapor ke BGN untuk ditutup sementara mulai senin.

Itu IPALnya tidak sesuai ketentuan, makanya ditutup sementara karena sudah diperingatkan”, tegas Bunda Indah.

Bupati Indah Amperawati sebelumnya menekankan integritas program MBG di Lumajang, sambil mendukung peran kepala daerah dalam pengawasan.

Jika sidak hari ini terjadi, kemungkinan terkait penguatan pengawasan ini.

Sedangkan Agus Triyono, selaku ketua satgas BGN, bahwa IPAL adalah salah satu sarana wajib yang harus ada di lokasi dapur SPPG, artinya semua dapur pasti memiliki fasilitas pengolahan limbah.

“Saat ini sedang dilakukan monev oleh tim DLH, Dinkes dan DPKP ke semua dapur SPPG di kabupaten Lumajang baik yang sudah beroperasi maupun dapur yang sedang proses pembangunan”, ungkap Agus.

Monev ini untuk memastikan bahwa sarana pengolahan limbah sudah benar-benar berkategori IPAL, bukan bak penampungan air limbah. IPAL

“ada yang pabrikan, ada juga yang IPAL dari bangunan konstruksi. Monev se kabupaten Lumajang diperkirakan membutuhkan waktu 1 bulan, kemungkinan awal/pertengahan April sudah bisa diketahui datanya IPAL dari semua SPPG”, kata Agus.(klik8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *