Ambulans LMI Siaga Sambut Korban Selamat KM Mutiara Sentosa 2 di Surabaya
Surabaya, Siagakota.net – Ambulans Lembaga Manajemen Infak (LMI) Rescue bidang medis disiagakan di Dermaga Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (4/8/2026) siang. Tim medis LMI bersiap memberikan layanan kesehatan kepada para korban selamat insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 yang terjadi di perairan utara Sumenep, Madura, pada Minggu (2/8/2026).
Sekitar pukul 14.00 WIB, KM Masalembu yang membawa ratusan korban selamat tiba dan merapat di dermaga. Proses sandar berlangsung sekitar 15 menit. Petugas kemudian memasang jembatan kayu dan mengarahkan agar penumpang yang sakit, lanjut usia, serta membutuhkan bantuan medis mendapat prioritas.
“Petugas silakan membawa kursi roda. Penumpang sakit dan orang tua mohon didahulukan,” ujar petugas melalui pengeras suara.
Setelah turun dari kapal, para korban diarahkan menuju ruang tunggu yang telah disiapkan. Sejumlah fasilitas seperti matras, sarung, makanan, dan minuman turut disediakan untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban selama proses penanganan.
Petugas juga melakukan pendataan terhadap para korban untuk memastikan seluruh penumpang tercatat dan tidak ada yang terlewat dalam proses evakuasi maupun penanganan lanjutan.
Salah satu korban selamat, Slamet Nurhadadi, warga Jalan Klakah Rejo Gang 4A, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo, Surabaya, mengaku bersyukur dapat selamat dari insiden tersebut.
Menurut Slamet, proses penyelamatan berlangsung dalam situasi yang cukup menegangkan. Ia menyebut hanya ada satu kapal bantuan yang datang, sementara sebuah tongkang yang hendak menuju Kalimantan memilih berbalik arah setelah mengetahui kejadian tersebut.
“Kapal bantuan itu cuma satu. Tongkang mau ke Kalimantan, tapi langsung putar balik. Untung kejadiannya pagi. Kalau malam, kayaknya selesai itu,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan bahwa sebanyak 238 orang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, 62 korban sempat singgah di Pulau Masalembu sebelum kemudian dibawa menuju Surabaya.
Susanto dari Humanitarian Program Laznas LMI mengatakan pihaknya telah menyiagakan ambulans di dua lokasi, yakni Pelabuhan Kalianget, Madura, dan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
“Tim LMI Rescue sudah disiagakan sejak pagi untuk memberikan layanan transportasi dan rujukan bagi korban yang membutuhkan penanganan medis,” jelasnya.
Ia menambahkan, ambulans LMI di Pelabuhan Tanjung Perak difungsikan untuk membantu pemeriksaan awal serta mengevakuasi korban yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, para korban selamat yang sebelumnya berada di Posko Gapura Surya Nusantara telah dipindahkan ke hotel yang telah ditunjuk untuk tempat penampungan sementara.
LMI memastikan tim medis dan armada ambulans tetap bersiaga untuk memberikan bantuan kepada korban selamat yang membutuhkan layanan kesehatan maupun transportasi medis.(Klik 10)










