RNPB LMI Ikut Ramaikan Jambore Relawan Blitar Raya 2026
Blitar,Siagakota.net- Sebanyak 512 relawan dari berbagai organisasi, termasuk RNPB LAZNAS LMI, mengikuti Jambore Relawan Blitar Raya 2026 di Hutan Pinus Loji, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan yang digelar Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Blitar selama 31 Juli–1 Agustus 2026 ini menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas, menyatukan visi, dan mempererat kolaborasi relawan dalam menghadapi ancaman bencana.
Susanto Humanitarian Program Laznas LMI mengatakan RNPB Laznas LMI hadir sebagai salah satu unsur relawan nasional yang aktif di bidang kemanusiaan dan kebencanaan.
“Keterlibatan 512 relawan ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun sistem penanggulangan bencana berbasis komunitas di wilayah Blitar Raya” katanya. .
Bupati Blitar, Rijanto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran relawan di tengah tingginya potensi bencana di wilayah Blitar.
“Kabupaten Blitar memiliki 14 potensi bencana berdasarkan Kajian Risiko Bencana 2024–2029, sehingga pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam upaya penanggulangan bencana, harus dihadapi secara kolaborasi antar pihak,” ujar Rijanto.
Masih kata Pejabat Bupati, bahwa relawan bencana adalah pilar yang sangat krusial. Mereka menjadi garda terdepan saat terjadi kedaruratan sekaligus ujung tombak dalam mengedukasi masyarakat mengenai mitigasi bencana.
Selama dua hari, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari penguatan kapasitas relawan, simulasi mitigasi bencana, diskusi sistem komando penanganan darurat, simulasi rencana kontingensi Gunung Kelud, bakti sosial, hingga malam keakraban.
Melalui jambore ini, FPRB Kabupaten Blitar berharap lahir relawan profesional, solid, dan mampu memperkuat sinergi lintas organisasi dibawah koordinasi BPBD demi mewujudkan Kabupaten Blitar yang tangguh bencana.(klik 10)










