Budi Cahyono sedang menjelaskan tentang mitigasi

FRPB Pamekasan Berikan Edukasi Mitigasi Bencana dalam MPLS di Sejumlah Sekolah

Pamekasan, Siagakota.net – Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan mendapat kepercayaan dari Dinas Pendidikan untuk terlibat dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah di Kabupaten Pamekasan.

Dalam kegiatan tersebut, FRPB memberikan edukasi mengenai mitigasi bencana guna meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan para siswa dalam menghadapi potensi bencana sejak dini

Budi Cahyono sedang menjelaskan tentang mitigasi
Budi Cahyono sedang menjelaskan tentang mitigasi

Ketua FRPB Kabupaten Pamekasan, Budi Cahyono, mengatakan pihaknya membentuk tiga tim yang diterjunkan ke tiga sekolah berbeda. Masing-masing tim bertugas menyampaikan materi tentang mitigasi bencana, pertolongan pertama, serta pentingnya membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah.

“Kami berterima kasih karena dipercaya dan dilibatkan dalam kegiatan MPLS. Melalui kesempatan ini kami dapat memberikan wawasan kepada para siswa mengenai pentingnya kesiapsiagaan, sehingga mereka mampu mengambil tindakan yang tepat apabila terjadi bencana,” ujar Budi, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, MPLS merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, inklusif, bebas dari perundungan, serta mendorong peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah secara menyeluruh.

Dalam kegiatan tersebut, siswa juga dikenalkan dengan potensi bencana yang ada di wilayah tempat sekolah berada, sejalan dengan semangat “Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita.”

Budi menjelaskan, pelaksanaan MPLS di Kabupaten Pamekasan berlangsung pada 14 hingga 20 Juli 2026. Selama kegiatan itu, FRPB memberikan materi mengenai mitigasi potensi bencana, pertolongan pertama, pengenalan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), hingga simulasi penanganan keadaan darurat.

“Harapan kami, melalui materi kebencanaan ini para siswa memiliki wawasan yang lebih luas tentang upaya pengurangan risiko bencana serta mampu bertindak dengan benar ketika menghadapi situasi darurat,” katanya saat ditemui di Basecamp FRPB, Kelurahan Kolpajung, Kecamatan Pamekasan.

Guru dan relawan FRPB foto bersama setelah kegiatan SPAB
Guru dan relawan FRPB foto bersama setelah kegiatan SPAB

Selain aktif dalam edukasi kebencanaan, Budi yang juga mengelola layanan ambulans gratis itu mengungkapkan bahwa FRPB kerap menerima permintaan dari berbagai sekolah maupun kelompok masyarakat untuk memberikan sosialisasi kebencanaan.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan kepada pemerintah dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana.

“Mulai dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMA sudah kami lakukan sosialisasi. Bahkan, banyak sekolah yang kini menjalin kerja sama dengan FRPB untuk melaksanakan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) secara rutin,” pungkasnya.(Klik 10)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *