Ruko Dua Lantai di Sidoyoso Surabaya Ludes Terbakar, Seorang Lansia Tewas
Surabaya, Siagakota.net – Kebakaran hebat melanda sebuah ruko dua lantai di kawasan Sidoyoso IV, Surabaya, Minggu (31/5/2026) dini hari. Bangunan yang digunakan sebagai gudang penyimpanan, tempat perakitan sepeda angin, sekaligus hunian itu hangus dilalap api hingga rata dengan tanah.
Peristiwa tragis tersebut menelan satu korban jiwa. Seorang lansia berinisial TLN (68) ditemukan meninggal dunia setelah diduga terjebak saat kobaran api menguasai seluruh bangunan.
Menurut informasi, api mulai terlihat sekitar pukul 02.22 WIB ketika sebagian besar warga masih terlelap. Banyaknya material mudah terbakar di dalam ruko membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian bangunan.
Saat proses pemadaman berlangsung, petugas menemukan jasad korban di lantai dua, tepatnya di dekat area kamar mandi. Korban diduga tidak sempat menyelamatkan diri karena akses keluar telah tertutup asap tebal dan kobaran api yang semakin membesar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini, membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam insiden tersebut.
“Objek yang terbakar merupakan toko perakitan dan penjualan sepeda angin yang juga difungsikan sebagai tempat tinggal. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri, namun satu orang terjebak di lantai dua dan ditemukan meninggal dunia di area kamar mandi,” ujar Laksita.
Diduga korban sempat berusaha mencari jalan keluar melalui bagian belakang bangunan. Namun, kondisi panas yang ekstrem serta api yang telah menguasai hampir seluruh ruangan membuat upaya penyelamatan diri tersebut tidak berhasil.
Untuk mengendalikan kebakaran, DPKP Kota Surabaya mengerahkan sedikitnya 25 unit armada pemadam kebakaran beserta puluhan personel. Petugas berjibaku selama beberapa jam untuk memadamkan api dan mencegah kobaran merembet ke bangunan di sekitarnya.
Setelah melalui proses pemadaman yang cukup panjang, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya dan lokasi dinyatakan aman. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang difungsikan sebagai tempat usaha sekaligus tempat tinggal dengan banyak material mudah terbakar.(Klik L1)










