Rapat Persiapan Pengamanan Gerak Jalan Tradisional Mojokerto Surabaya Tahun 2026

 

Sidoarjo,Siagakota.net – Dalam rangka berpartisipasi dalam pengamanan di sepanjang rute gerak jalan tradisional Mojokerto Surabaya, Komunitas Relawan Bencana Emergency Sosial (R-BES) mengadakan rapat koordinasi dengan calon tim pengamanan dari berbagai komunitas relawan sosial kemanusiaan.

Kegiatan ini digelar di Warung Kopi ‘Sobat Community’ jalan Dewi Sartika, Mekar raya Binangun, Kelurahan Janti, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (05/11/2026) malam.

Rapat koordinasi membahas tentang keterlibatan R-BES dalam kegiatan pengamanan gerak jalan. Mereka nanti akan bergabung dengan komunitas lain membantu pengamanan di tempat-tempat yang telah ditentukan oleh koordinator.

Sumiati, Ketua R-BES, saat dihubungi Siagakota.net mengatakan bahwa dalam upaya menjaga keamanan penonton dan kenyamanan peserta gerak jalan, diperlukan relawan yang membantu pengamanan di beberapa titik yang telah ditentukan untuk menghindari penumpukan penonton, yang berakibat kelancaran lalu lintas terhambat.

“Saya berharap rekan-rekan yang siap bergabung dalam tim pengamanan untuk mempersiapkan diri dan peralatan pendukungnya demi kelancaran tugas, termasuk memakai seragam komunitas dan ID Card sebagai tanda pengenal,” Ujarnya lewat selulernya.

Beberapa titik yang telah ditentukan oleh panitia untuk diadakan penjagaan itu diantaranya adalah daerah sepanjang dan Karangpilang, pertigaan mastrip wiyung, pertigaan kodam, perempatan embong malang tidar dan tugu pahlawan selatan.

Seperti tahun lalu, disamping relawan yang membantu pengamanan, jajaran kepolisian, satpol PP juga melakukan pengamanan dengan cara berkeliling (mobile), serta kelompok masyarakat lainnya. Semua ikut menjaga suasana yang kondusif, aman terkendali. Adapun yang perlu diwaspadai adalah tawuran antar peserta dan penonton, dan tindakan kriminal seperi copet.

Sementara itu, Rusi yang ditanya Siagakota.net tentang keterlibatan relawan dalam pengamanan gerak jalan, mengatakan sangat baik sebagai bentuk kepedulian pada kegiatan sosial kemanusiaan sekaligus turut melestarikan kegiatan tahunan untuk mengenang perjuangan para pahlawan.

“Menurut saya kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi relawan lintas komunitas untuk saling berbagi cerita dan informasi,” Ujarnya. [•]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *