Pembentukan Desa Tangguh Bencana di Kecamatan Jatirogo Tuban
Tuban, Siagakota.net — Kegiatan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) resmi dimulai di Desa Bader, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Oktober 2026.
Pada kesempatan itu, acara secara resmi oleh Bige Agus Wadjudiono, Tenaga Ahli Kebencanaan BPBD Provinsi Jawa Timur, yang hadir mewakili Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur .
Dalam sambutannya, Bige Agus Wadjudiono menyampaikan bahwa pembentukan Destana merupakan upaya strategis agar masyarakat desa memiliki kemandirian dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi ancaman bencana di lingkungannya.
“Destana bukan sekadar program, tetapi upaya bersama agar warga desa mampu mengenali risiko bencana di sekitar tempat tinggal mereka, mampu bertindak cepat saat terjadi bencana, dan mampu pulih kembali dengan lebih kuat setelah bencana berlalu,” ujarnya saat membuka kegiatan di Balai Desa Bader, Jumat (23/10/2026) yang lalu.
Turut hadir dalam acara pembukaan itu diantaranya adalah Mughni (Perwakilan DPRD Provinsi Jawa Timur), Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Camat Jatirogo, dan Perwakilan serta Koramil dan Polsek Jatirogo
Perwakilan DPRD Provinsi Jawa Timur, Mughni, mengapresiasi langkah ini dan berkomitmen mendukung penguatan kapasitas kebencanaan di wilayah desa, khususnya di Kecamatan Jatirogo dan sekitarnya. Hal ini penting untuk menjaga kesinambungan dan kelestarian program yang manfaatnya dapat dirasakan oleh warga setempat.
Budi Cahyono salah satu fasilitator Kegiatan ini kepada Siagakota.net mengatakan bahwa pembentukan Destana di Desa Bader ini direncanakan berlangsung hingga tanggal 26 Oktober 2026, meliputi sosialisasi kebencanaan, identifikasi risiko, pembentukan kelembagaan pengelola Destana, pelatihan kesiapsiagaan, hingga penyusunan rencana aksi desa dalam menghadapi bencana.
“Diharapkan setelah kegiatan ini selesai, Desa Bader akan menjadi desa percontohan yang tangguh, mandiri, dan siap dalam menghadapi berbagai potensi ancaman bencana, sehingga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat semakin terjamin,” Pungkasnya [•]










