KPGM Buka Jalur Baru Pendakian Gunung Carenge di Bondowoso

Bondowoso, Siagakota.net – Komunitas Pendaki Gunung Madura (KPGM) bersama sejumlah komunitas pecinta alam sukses melaksanakan ekspedisi pembukaan jalur pendakian baru menuju puncak Gunung Carenge yang berada di kawasan Dusun Lerpenang, Desa Kaligedang, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso, pada 15 Mei 2026 lalu.

Gunung Carenge yang memiliki ketinggian 1.978 meter di atas permukaan laut (Mdpl) ini merupakan bagian dari kawasan kaldera purba Ijen. Keindahan panorama alamnya yang eksotis serta hamparan taman bunga di kawasan Taman Galuh menjadikan gunung tersebut memiliki daya tarik tersendiri bagi para pendaki dan pecinta wisata alam.

Ekspedisi pembukaan jalur ini tidak hanya melibatkan KPGM, tetapi juga komunitas PANJAT (Pendaki Jawa Timur), FORMALITAS JATIM (Forum Bersama Lintas Komunitas), serta didukung warga lokal yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian alam pegunungan.

Muhammad Zaini dari KPGM menjelaskan, proses pembukaan jalur menuju puncak Gunung Carenge memakan waktu selama dua hari. Sebelum pelaksanaan, tim terlebih dahulu melakukan observasi lapangan dan pengumpulan informasi terkait medan yang akan dijadikan akses pendakian baru.

“Kami melakukan aksi pembukaan jalur menuju puncak Gunung Carenge selama dua hari. Sebelumnya, kami sudah melakukan observasi dan pemetaan wilayah yang akan dijadikan jalur ekspedisi,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (20/5/2026).

Menurut Zaini, dibukanya jalur baru ini bertujuan menambah alternatif rute pendakian bagi para pendaki, karena setiap jalur memiliki tantangan dan karakter pemandangan yang berbeda. Selain itu, kawasan Gunung Carenge dinilai masih menyimpan kekayaan flora dan fauna yang alami dan perlu dijaga kelestariannya.

Ia juga berharap keberadaan jalur baru tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya warga Dusun Lerpenang, melalui peningkatan potensi wisata alam dan ekonomi lokal.

“Semoga jalur baru ini dapat menjadikan Gunung Carenge sebagai salah satu destinasi wisata alam pilihan bagi para pendaki yang ingin menikmati keindahan Bondowoso dan kawasan Ijen,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Zaini mengajak seluruh pecinta alam untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pegunungan. Menurutnya, budaya menjaga area pendakian dan camping ground tetap bersih merupakan bagian penting dalam upaya mitigasi bencana seperti banjir dan longsor yang belakangan kerap terjadi.(Klik W1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *