Haru di May Day: Kisah Jenderal yang Pernah Jadi Pedagang Kecil

Surabaya, Siagakota.net– Di tengah lautan ribuan massa yang memadati kawasan Tugu Pahlawan pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat (1/5/2026), terselip sebuah momen menyentuh. Seorang perwira tinggi TNI AD berpangkat Brigadir Jenderal, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, tampak larut dalam emosi saat berinteraksi dengan para pedagang kaki lima.

Satu per satu pedagang dihampirinya. Ia mendengarkan cerita, keluhan, hingga curahan hati mereka. Tanpa disangka, suasana itu membawa Kohir kembali ke masa kecilnya yang penuh perjuangan.

Dengan mata berkaca-kaca, ia mengenang tahun 1988, saat hidupnya berubah drastis. Di usia 11 tahun, ketika masih duduk di bangku kelas V SD, sang ibu berangkat bekerja ke Arab Saudi, disusul kepergian ayahnya hanya sebulan kemudian. Sejak saat itu, ia harus belajar mandiri.

“Saya bertahan hidup dengan berjualan air mineral dan kue di Karawang,” tuturnya pelan.

Kenangan itu semakin kuat saat ia bertemu pedagang es di lokasi aksi. Ia teringat masa SMP, sekitar awal 1990-an, ketika dirinya berjualan es di proyek pembangunan kawasan industri. Bahkan, ia juga pernah menjadi pedagang asongan di perlintasan kereta, menawarkan air mineral kepada para sopir yang singgah beristirahat.

Perasaan getir kembali terasa saat ia mengingat dagangan yang tak habis terjual. “Sedih rasanya kalau jualan masih banyak tersisa,” ujarnya, sambil menyeka keringat.

Namun di balik itu, ada juga kebahagiaan sederhana yang kini ia rasakan kembali di momen May Day ini. Ia tersenyum saat mengingat betapa senangnya ketika dagangan laris atau diborong.

Sebagai bentuk empati, Kohir pun memborong dagangan para pedagang di lokasi aksi, lalu membagikannya kepada para peserta unjuk rasa. Baginya, ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan cara untuk berbagi rasa dan mengenang perjalanan hidup yang telah membentuk dirinya hingga hari ini.

Langkahnya kemudian kembali menyatu dengan kerumunan massa, meninggalkan kisah haru yang tak terlupakan di tengah peringatan May Day.(Klik3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *