Surabaya Pecahkan Rekor MURI, Puluhan Ribu Anggota Ikuti Pengukuhan Garuda dan Aksi Bakti Orang Tua
Surabaya, Siagakota.net – Gerakan Pramuka Kota Surabaya kembali mencatatkan sejarah dengan berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan pengukuhan massal Pramuka Garuda yang diikuti puluhan ribu anggota Pramuka dari berbagai jenjang, mulai Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega, Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan berskala besar yang digelar serentak di 31 kecamatan se-Kota Surabaya ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Surabaya bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Surabaya dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan berjiwa nasionalis.
Tidak hanya menjadi ajang pemecahan rekor, kegiatan ini juga menghadirkan momen penuh haru melalui aksi membasuh kaki orang tua yang dilakukan secara massal oleh para peserta. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan, rasa syukur, serta bentuk bakti seorang anak kepada orang tua yang telah mendidik dan membimbing mereka hingga saat ini.
Suasana semakin semarak ketika ribuan anggota Pramuka menampilkan peragaan semaphore massal. Aksi ini menjadi lambang semangat persatuan, kekompakan, kedisiplinan, dan kesiapan generasi muda untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung serentak di berbagai titik pusat kegiatan yang tersebar di seluruh wilayah Surabaya. Salah satu lokasi pelaksanaan berada di Kecamatan Pabean Cantian yang dipusatkan di SMK KAL 2, Jalan Teluk Sampit No. 2B, Perak Utara, Surabaya.

Dalam sambutannya, Camat Pabean Cantian, Muhammad Januar Rizal, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta serta dukungan orang tua yang turut hadir mendampingi putra-putrinya dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, pengukuhan Pramuka Garuda bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pengakuan atas prestasi, kedisiplinan, dan dedikasi anggota Pramuka yang telah menunjukkan keteladanan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir generasi muda yang memiliki karakter kuat, berintegritas, berjiwa sosial, serta mampu menjadi agen perubahan positif bagi lingkungan dan bangsa,” ujarnya.

Salah satu orang tua peserta dari SD Mujahidin, Dewi, mengaku terharu sekaligus bangga melihat kegiatan yang diikuti putrinya. Menurutnya, kegiatan pengukuhan massal Pramuka Garuda yang disertai aksi membasuh kaki orang tua memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya menghormati dan menyayangi orang tua.
“Kegiatan ini sangat bagus dan memberikan kesan yang mendalam. Saya sampai terharu melihat anak-anak membasuh kaki orang tuanya sebagai bentuk bakti dan rasa hormat. Momen seperti ini sangat jarang ditemui dan mampu menanamkan nilai karakter yang kuat kepada anak-anak,” ujar Dewi.(Klik 3)










