Remaja 19 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Lumajang, Siagakota.net – Warga Dusun Krajan, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, digemparkan dengan penemuan seorang remaja perempuan berinisial MTA (19) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Jumat (3/7/2026).
Korban diketahui bernama Mery Tri Agustin. Jenazahnya ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB di kamar rumahnya. Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga dan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Menerima laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Lumajang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas memasang garis polisi di sekitar rumah guna mengamankan lokasi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan.
Usai olah TKP, jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr. Haryoto Lumajang menggunakan ambulans. Jenazah tiba di rumah sakit sekitar pukul 17.30 WIB untuk menjalani pemeriksaan forensik, termasuk autopsi, guna memastikan penyebab pasti kematian.
Bibi korban, Diana, mengungkapkan bahwa penemuan jenazah bermula dari rasa khawatir kekasih Mery yang tidak berhasil menghubungi korban melalui telepon. Setelah beberapa kali panggilannya tidak mendapat respons, sang kekasih meminta bantuan seorang tetangga untuk memeriksa kondisi korban di rumah.
Saat memasuki rumah, tetangga tersebut menemukan Mery sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamar. Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada warga sekitar dan aparat kepolisian.
Diana mengaku pihak keluarga belum mengetahui secara pasti kondisi korban saat pertama kali ditemukan karena ketika mereka tiba di lokasi, jenazah telah dievakuasi oleh petugas. Ia juga belum dapat memastikan informasi yang beredar mengenai adanya dugaan luka pada tubuh korban.
“Kami menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian,” ujar Diana.
Diketahui, Mery tinggal seorang diri di rumah tersebut setelah kedua orang tuanya meninggal dunia. Hingga kini, penyebab kematian korban masih menjadi misteri.
Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Muhammad Ari Nuzul Aulia, mengatakan penyelidikan masih berlangsung. Polisi masih mengumpulkan keterangan dari para saksi serta menunggu hasil autopsi sebelum menyampaikan kesimpulan resmi mengenai penyebab kematian korban.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, dan menunggu hasil penyelidikan resmi yang tengah dilakukan oleh penyidik.(*)










