Rakerwil FBN RI Bali Perkuat UMKM, Humas, dan Sinergi dengan Berbagai Lembaga

 

Denpasar, Siagakota.net – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FBN RI Provinsi Bali menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang dirangkaikan dengan pelantikan serta penyampaian laporan pertanggungjawaban Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FBN RI Kabupaten/Kota se-Bali. Kegiatan tersebut dihadiri para ketua dan pengurus DPD FBN RI dari seluruh kabupaten dan kota di Bali.

Rakerwil ini menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi sekaligus memfinalisasi program kerja yang akan dijalankan pada periode berjalan. Melalui forum tersebut, DPW FBN RI Bali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan efektivitas kinerja organisasi agar semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sejumlah program strategis menjadi fokus pembahasan, terutama penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi salah satu prioritas organisasi. DPW FBN RI Bali menargetkan seluruh UMKM binaan di tingkat kabupaten dan kota mampu berkembang dan “naik kelas” melalui pendampingan usaha, perluasan akses pasar, hingga kolaborasi dengan pemerintah daerah maupun sektor swasta.

Ketua DPW FBN RI Bali, Ida Bagus Putu Parta, SE., SH., menegaskan bahwa UMKM merupakan fondasi utama ekonomi kerakyatan sehingga harus terus didorong agar memiliki daya saing yang lebih baik.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi kerakyatan. Kita wajib mendorong mereka agar naik kelas. Selain itu, peran Humas juga harus diperkuat agar informasi organisasi dapat tersampaikan secara cepat, luas, dan terpercaya kepada masyarakat,” ujarnya.

Sebagai langkah penguatan komunikasi organisasi, DPW FBN RI Bali juga menargetkan perekrutan dua wartawan di setiap kabupaten dan kota di Bali. Program ini diharapkan mampu memperluas jaringan media, mempercepat penyebaran informasi, sekaligus meningkatkan citra positif FBN RI di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Ida Bagus Putu Parta juga mendorong Letjen TNI Nyoman Cantiasa untuk memberikan arahan terkait rencana kerja sama antara FBN RI Bali dengan Bulog Bali. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan UMKM anggota, khususnya dalam distribusi dan penyaluran program pangan kepada masyarakat.

Untuk menyempurnakan seluruh program yang telah dirancang, DPW FBN RI Bali akan membentuk tim perumus yang bertugas menghimpun berbagai masukan dari seluruh DPD Kabupaten/Kota se-Bali. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar penyempurnaan program kerja organisasi.

Selain itu, para Ketua DPD juga diharapkan dapat menjalankan fungsi pengawasan terhadap berbagai bentuk kerja sama yang dibangun FBN RI dengan berbagai lembaga sehingga pelaksanaannya berjalan efektif dan sesuai tujuan organisasi.

Rakerwil turut dihadiri Penasihat Bidang Hukum DPP FBN RI sekaligus Koordinator DPP FBN RI Bali-NTB, Ida Bagus Putu Madeg, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara FBN RI Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali, Kodam, Korem, Polda, serta berbagai instansi lainnya melalui rekomendasi dari DPP FBN RI.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Letjen TNI Nyoman Cantiasa yang dinilai konsisten mendukung berbagai kegiatan DPW FBN RI Bali.

“Beliau merupakan putra terbaik Bali yang memiliki komitmen kuat untuk berkolaborasi dalam membangun Bali demi generasi yang berkelanjutan,” katanya.

Selain membahas penguatan organisasi, Ida Bagus Putu Madeg turut menyoroti persoalan krisis sampah di Bali. Menurutnya, melalui Departemen Lingkungan Hidup, FBN RI Bali memiliki peluang besar untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan lingkungan.

Ia juga berharap FBN RI semakin menunjukkan jati dirinya sebagai organisasi yang aktif mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Rakerwil dan Pelantikan DPD FBN RI se-Bali, Hubertus Hendro, didampingi Bendahara Dra. Luh Terry Yuliandriana Saputra, melaporkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung di Aula Korem 163/Wirasatya pada Minggu, 7 Juni 2026, telah terlaksana sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) FBN RI.

Meski demikian, Hendro mengakui masih terdapat beberapa kekurangan akibat keterbatasan waktu persiapan. Ia memastikan pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang akan dipersiapkan lebih matang agar hasilnya semakin optimal.

Melalui struktur organisasi yang semakin solid serta program-program unggulan yang telah dirumuskan, DPW FBN RI Bali optimistis mampu memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat. Penguatan UMKM, optimalisasi fungsi kehumasan, serta kolaborasi lintas sektor diharapkan menjadi langkah nyata FBN RI Bali dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Klik DK1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *