PDIP Surabaya Sembelih 14 Sapi Kurban di RPH, Usung Iduladha Bersih dan Higienis
Surabaya, Siagakota.net- Perayaan Iduladha 1447 Hijriah yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya tahun ini menghadirkan suasana berbeda. Tak hanya menyembelih 14 ekor sapi kurban, kegiatan yang dipusatkan di Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian itu juga membawa pesan penting tentang kurban yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.
Sejumlah sapi kurban berasal dari berbagai tokoh dan jajaran PDI Perjuangan, di antaranya dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dengan bobot mencapai sekitar 1,1 ton, Plh Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji, DPD PDIP Jawa Timur, Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri, hingga Fraksi PDIP DPRD Surabaya.
Pemotongan hewan kurban di RPH dinilai menjadi solusi yang lebih higienis dan praktis dibanding penyembelihan di lingkungan permukiman. Selain prosesnya lebih tertata, seluruh hewan juga telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan dan disembelih oleh juru sembelih halal bersertifikat.
Plh Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan, masyarakat sudah seharusnya mulai meninggalkan kebiasaan membuang limbah kurban ke sungai maupun saluran air karena dapat mencemari lingkungan.
“Kalau dibiasakan mencuci daging di sungai atau limbahnya masuk gorong-gorong, itu bisa mengganggu lingkungan. Di RPH ini praktis, aman, higienis, dan tidak merepotkan panitia,” ujar Armuji, Rabu (27/5/2026).
Suasana semakin hangat saat Armuji melontarkan candaan terkait penggunaan besek bambu untuk pembagian daging kurban.
“Besek, bukan kresek,” ucapnya sambil disambut tawa para peserta.
Selain mengedepankan kebersihan lingkungan, kegiatan kurban ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dengan masyarakat. Daging kurban dibagikan kepada warga, pengurus partai, masjid, musala, pondok pesantren, hingga panti asuhan di berbagai wilayah Surabaya.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif dan Eksekutif DPD PDIP Jawa Timur, Didik Prasetiyono, menyebutkan total ada 468 ekor sapi kurban yang disalurkan PDIP Jawa Timur ke berbagai daerah pada Iduladha tahun ini.
Menurut Didik, ibadah kurban bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian dan kehadiran partai di tengah masyarakat.
“Pesan Bu Mega sederhana, selalu hadir bersama rakyat. Ini bentuk kehadiran PDI Perjuangan bersama rakyat,” katanya.
Cerita menarik juga datang dari Ketua PAC PDIP Semampir, Umar Sumadiyo. Ia mengungkapkan antusiasme para pengurus hingga anak ranting yang sejak pagi terus menanyakan jadwal pembagian daging kurban.
“Anak-anak itu dari tadi telepon terus, ‘Pak jam berapa dagingnya datang?’ Mereka senang sekali karena setiap tahun kebagian,” ujarnya sambil tersenyum.
Di tengah suasana penuh keakraban itu, Umar juga sempat melontarkan pengakuan yang mengundang tawa.
“Kalau saya sebenarnya enggak terlalu suka makan daging karena darah tinggi. Tapi nerimanya tetap senang sekali,” tuturnya.(Klik3)










