THR dan Tukin Belum Cair, ASN (PNS dan PPPK) Disbudpar Jatim Resah Jelang Idul Fitri

Sidoarjo, Siagakota.net – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur mengeluhkan belum cairnya tunjangan hari raya (THR) serta tunjangan kinerja (tukin) untuk bulan Januari dan Februari hingga saat ini.

Keluhan tersebut mencuat menjelang Hari Raya Idul Fitri, di mana kebutuhan ekonomi para pegawai meningkat signifikan. Para PPPK dan ASN mengaku kecewa karena hak yang seharusnya diterima tepat waktu justru mengalami keterlambatan tanpa kejelasan.

Foto ilustrasi,Siagakota.net
Foto ilustrasi, Siagakota.net

“Kami sangat berharap THR dan tunjangan kinerja bulan Januari dan Februari bisa segera cair, karena ini menyangkut kebutuhan keluarga menjelang Lebaran. Namun sampai sekarang belum ada kepastian,” ujar salah satu PPPK yang enggan disebutkan namanya.

Selain THR, tunjangan kinerja yang biasanya menjadi tambahan penghasilan rutin juga belum diterima. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan pegawai terkait transparansi dan pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Para pegawai mempertanyakan apakah keterlambatan tersebut disebabkan oleh kendala administratif atau adanya persoalan dalam kondisi fiskal daerah. Mereka berharap ada penjelasan terbuka dari pihak terkait agar tidak menimbulkan keresahan yang berkepanjangan.

“Kami hanya ingin kejelasan. Kalau memang ada kendala, seharusnya disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi,” tambahnya.

Para PPPK dan ASN pun berharap pemerintah provinsi segera memberikan keterangan resmi sekaligus memastikan pencairan hak-hak pegawai dapat dilakukan dalam waktu dekat, sehingga tidak mengganggu persiapan menyambut Idul Fitri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab keterlambatan pencairan THR dan tunjangan kinerja tersebut.(Klik L1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *