Minim Perhatian, Dermaga Pulau Masalembu Butuh Sentuhan Serius Pemerintah Pusat

Masalembu, Siaga kota.net.Dermaga Pulau Masalembu kurang perhatian dari pemerintah pusat. Kondisi ini semakin dirasakan oleh masyarakat setempat yang bergantung pada fasilitas tersebut sebagai jalur utama mobilitas barang dan orang.

Sebagai pintu gerbang utama aktivitas ekonomi, dermaga memiliki peran strategis dalam mendukung distribusi logistik, hasil laut, serta kebutuhan pokok warga. Namun, hingga kini, infrastruktur dermaga dinilai belum memadai, baik dari sisi kelayakan bangunan maupun fasilitas pendukungnya. Kondisi ini tidak hanya menghambat pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna.

Wawan tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa perbaikan dermaga telah lama diusulkan kepada pemerintah pusat. Sayangnya, respons yang diharapkan belum terealisasi secara konkret. Padahal, Pulau Masalembu memiliki potensi besar, terutama di sektor perikanan dan pariwisata, yang dapat dikembangkan jika didukung oleh infrastruktur yang layak.(18/3/2026).

Dari perspektif kepemimpinan dan tata kelola, situasi ini mencerminkan adanya kesenjangan dalam distribusi perhatian pembangunan antara wilayah pusat dan daerah terpencil. Pemerintah pusat diharapkan mampu melihat pembangunan secara inklusif dan berkeadilan, sehingga tidak ada wilayah yang tertinggal.

Perbaikan dermaga bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan fasilitas yang memadai, konektivitas antarwilayah dapat meningkat, biaya logistik dapat ditekan, dan peluang ekonomi baru dapat terbuka.

Diperlukan komitmen nyata dari pemerintah pusat untuk segera melakukan evaluasi dan tindakan strategis. Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat juga menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ke depan, masyarakat Masalembu berharap adanya langkah konkret, bukan sekadar wacana. Dermaga yang layak bukan hanya kebutuhan, melainkan hak dasar bagi mereka untuk mendapatkan akses yang sama dalam pembangunan nasional.(Klik W1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *