Rumah Warga di Meranjat Ilir Ogan Ilir Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp80 Juta
Ogan Ilir, Siagakota.net – Sebuah rumah milik warga di Dusun II, Desa Meranjat Ilir, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, dilaporkan terbakar pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 16.55 WIB.
Peristiwa kebakaran tersebut menimpa rumah milik almarhum Makcik Parida yang berada di kawasan permukiman warga setempat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Berdasarkan laporan dari pihak Kecamatan Indralaya Selatan, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat api muncul dari bagian belakang rumah. Api dengan cepat membesar dan melalap bangunan rumah panggung berukuran sekitar 8 meter x 6 meter beserta sejumlah perabotan rumah tangga di dalamnya.
Saat kejadian berlangsung, pemilik rumah diketahui sedang berada di luar rumah sehingga tidak sempat menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam bangunan tersebut.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh bara api dari dapur kayu yang sebelumnya digunakan untuk memasak dan diduga belum sepenuhnya padam saat ditinggalkan oleh pemilik rumah.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api secara gotong royong sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran. Setelah dilakukan upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.35 WIB.
Akibat kejadian ini, satu unit rumah panggung beserta perlengkapan rumah tangga di dalamnya hangus terbakar dengan total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp80 juta.
Pihak kecamatan bersama aparat terkait segera mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), serta membantu proses pemadaman api bersama warga.
Hingga saat ini situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan dapur, terutama yang menggunakan kayu bakar, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.(Klik BG1)










