Pemkab Sidoarjo Gerak Cepat Perbaiki Jalan Rusak, Target Tuntas Sebelum Lebaran
Sidoarjo, Siagakota.net – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menunjukkan keseriusannya dalam menangani kerusakan jalan berlubang di sejumlah wilayah. Kerusakan pada ruas Jalan Kedungrejo–Wadungasri serta Jalan Tropodo–Wedoro di Kecamatan Waru langsung ditindaklanjuti begitu laporan diterima.
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, yang memperoleh laporan terkait kondisi jalan tersebut, segera turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Ia memastikan perbaikan kedua ruas jalan tersebut mulai dilaksanakan pada Jumat (6/2/2026).
“Perbaikan ini sepenuhnya dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo,” ujar Bupati Subandi di sela-sela inspeksi mendadak (sidak) di Kecamatan Waru guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, perbaikan jalan telah dimulai dari depan Kantor Kecamatan Waru dan akan berlanjut hingga wilayah Brebek. Seluruh ruas jalan di kawasan tersebut akan mendapatkan perawatan dan perbaikan. Pemerintah menargetkan seluruh jalan rusak dapat diselesaikan sebelum Hari Raya Idulfitri.
Bupati Subandi menjelaskan bahwa program perbaikan jalan tidak hanya difokuskan pada dua ruas di Kecamatan Waru. Secara serentak, perbaikan juga dilakukan di lima kecamatan dengan total 16 ruas jalan yang masuk dalam program gelombang pertama pada pekan pertama Februari. Lima kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Sidoarjo, Buduran, Sedati, Gedangan, dan Waru.
“Ada lima kecamatan dengan 16 ruas jalan yang diperbaiki. Mulai hari ini dan minggu ini semuanya dikerjakan secara serentak. Pengerjaan tetap dilakukan hingga Sabtu dan Minggu, serta terus kami kontrol setiap hari,” tegasnya.
Pemantauan harian dilakukan untuk memastikan kualitas pengerjaan dan material tetap terjaga, terlebih perbaikan dilakukan di tengah musim hujan. Bupati berharap hasil perbaikan dapat bertahan lama dan tidak cepat mengalami kerusakan kembali.
“Dengan pengawasan ini, kita bisa memastikan kualitas material dan proses pengerjaan. Di musim hujan, minimal perbaikan aspal ini benar-benar bisa bertahan cukup lama,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Subandi menjelaskan bahwa metode perbaikan jalan yang digunakan adalah aspal hotmix. Ia juga menyoroti penyebab utama kerusakan jalan, antara lain genangan air hujan, tingginya volume kendaraan, serta belum tersedianya saluran drainase di beberapa titik.
“Kita lihat di kanan-kiri jalan belum ada saluran drainase dan lalu lintas juga padat. Ke depan, pada tahun 2027 kita upayakan seluruh ruas jalan memiliki drainase agar tidak mudah rusak dan berlubang,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUBMSDA Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Makhmud, menyampaikan bahwa program perbaikan jalan akan dilanjutkan secara bertahap. Pada minggu kedua Februari, perbaikan direncanakan mencakup 15 ruas jalan, disusul 12 ruas jalan pada minggu ketiga.
“Kami berharap pengerjaan secara simultan ini juga diiringi oleh program kecamatan melalui Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). Mudah-mudahan minggu depan kecamatan sudah mulai bergerak, dengan pembagian kewenangan yang jelas antara PUBMSDA dan pihak kecamatan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seluruh perbaikan jalan berlubang di wilayah Kabupaten Sidoarjo ditargetkan rampung sebelum Hari Raya Idulfitri. “Insyaallah, seluruh pembenahan jalan berlubang di Kabupaten Sidoarjo dapat selesai sebelum Hari Raya,” pungkasnya.(Klik W1)










