Dewan Lumajang Lumajang menggelar Focus Group Discussion (FGD)

Lumajang,siagakota.net- Dewan Lumajang menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Menguatkan kolaborasi DPRD dan Media untuk peningkatan keterbukaan informasi publik” acara digelar di ruang lobi kantor DPRD Kabupaten Lumajang.

Acara ini bertujuan membangun sinergi yang lebih erat antara DPRD dan media guna meningkatkan transparansi serta akuntabilitas dalam menyebarkan informasi kepada publik.

Diskusi ini dipandu langsung Sekretaris DPRD kabupaten Lumajang, Mahfud, acara ini diharapkan dapat memperkuat peran media sebagai mitra dalam mengawal keterbukaan informasi dan mendukung kinerja DPRD dalam pelaksanaan tugasnya.

Sebagai narasumber, ketua DPRD kabupaten Lumajang, Hj Oktafiyani SH MH mengatakan, bahwa FGD tersebut menjadi wadah strategis untuk membahas bagaimana meningkatkan komunikasi dan kolaborasi demi keterbukaan informasi publik yang lebih optimal.

“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya DPRD Lumajang untuk meningkatkan pelayanan informasi kepada masyarakat dan memperkuat demokrasi serta pengawasan publik lewat keterbukaan data dan berita yang tepat serta akurat,” katanya.

Ditegaskan, (DPRD) harus berkolaborasi dengan insan pers, DPRD dengan media itu sama fungsinya, yaitu sama-sama fungsi kontrol.

“Kenapa harus kolaborasi, karena kita harus searah, tujuannya satu yaitu, bagaimana Lumajang ini punya pemerintah yang sesuai dengan janji politiknya,” ujarnya.

Dikatakan pula, Sesuai dengan RPJMD yang disepakati oleh pemerintah dan DPRD.

“Itu siapa yang mengawasi, jadi kita harus koordinasi dengan media”, katanya.

Melalui FGD ini, DPRD Lumajang menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai langkah strategis untuk transparansi.

“sehingga fungsi DPRD dalam legislatif, pengawasan, dan anggaran dapat lebih dipahami masyarakat luas,” ungkapnya.

Sedangkan, Solikin SH selaku wakil ketua DPRD kabupaten Lumajang mengatakan, bahwa atas kerjasamanya dengan media, kalau ada berita yang mau diangkat terlebih dulu dikoordinasikan.

“Jadi, kira-kira dalam bentuk apa koordinasi dengan media, yaitu sebagai bentuk partisipasi termasuk apa yang akan diberitakan teman-teman media. Harapan kami, setiap kegiatan DPRD ya ditulis, supaya masyarakat tahu apa kegiatan yang dilakukan DPRD”, ujarnya.

Kegiatan FGD ini diharapkan dapat menjadi forum diskusi yang interaktif dan konstruktif sehingga peserta bisa berbagi pandangan, mendapatkan pandangan, masukan yang membangun dan mencapai pemahaman atau kesepakatan bersama terkait topik yang dibahas.

” Hasil diskusi yang diperoleh harus mencerminkan beragam perspektif, ” ungkapnya. (klik8)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *