Kesiapsiagaan Tim Medis Warnai Pelaksanaan Liga Nusantara KSMI 2025 di Lapangan Thor
Surabaya, Siagakota.net — Tim medis merupakan unsur penting dalam setiap pertandingan olahraga. Kehadirannya tidak hanya menjadi pendukung teknis, tetapi juga memastikan keselamatan para atlet selama berlaga di lapangan.
Peran tersebut tampak jelas dalam gelaran Liga Nusantara KSMI 2025 yang diselenggarakan di Lapangan Thor, Surabaya, Jawa Timur.

Pada ajang ini, tim medis dipimpin oleh dr. Dimas Rangga Yudyanda Sp.OT., M.Ked.Klin., AIFO-K., FICS, seorang dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi sekaligus Wakil Ketua Komite Medis KSMI Jawa Timur.
Dalam keterangannya Selasa 25 November 2025, dr. Dimas menyampaikan bahwa RS Ubaya dan RS Menur terlibat sebagai penyedia layanan medis resmi sepanjang pertandingan.

Dukungan tersebut meliputi kesiapan tenaga kesehatan, kelengkapan ambulans, peralatan penanganan kegawatdaruratan, prosedur evakuasi menuju rumah sakit rujukan, hingga layanan spesialistik untuk cedera olahraga atlet. Kolaborasi dua rumah sakit ini diharapkan mampu memastikan seluruh atlet, ofisial, serta panitia berada dalam kondisi aman dan memperoleh penanganan cepat apabila terjadi cedera atau kondisi darurat di lapangan.
Sebelum pertandingan dimulai, tim medis terlebih dahulu melakukan sejumlah langkah persiapan, antara lain:
– Briefing internal mengenai protokol penanganan cedera dan alur evakuasi.
– Pengecekan peralatan medis, termasuk AED, tandu, oksigen, perban, dan obat emergensi.
– Koordinasi dengan panitia terkait penempatan personel medis serta jalur akses ambulans.
– Pemeriksaan kesehatan awal (pre-match screening) bagi atlet bila diperlukan.
– Simulasi respons cepat untuk memastikan seluruh anggota tim memahami tugas masing-masing.
Menurut dr. Dimas, keberadaan tim medis profesional sangatlah krusial, terlebih dalam kegiatan olahraga berskala nasional yang memiliki intensitas fisik tinggi. Risiko cedera dapat muncul kapan saja, mulai dari cedera ringan hingga kondisi serius seperti trauma benturan atau henti jantung mendadak.
Dengan kesiapan tim medis yang terlatih, penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terorganisir sehingga mampu mengurangi dampak cedera dan menjaga keselamatan seluruh peserta.
Ia menambahkan bahwa pihaknya berharap seluruh rangkaian pertandingan Liga Nusantara KSMI 2025 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa insiden serius. Kehadiran tim medis diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman bagi para atlet untuk tampil maksimal, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan keselamatan dalam kegiatan olahraga.
Sebagai penutup, dr. Dimas menyampaikan bahwa KSMI diharapkan terus berkembang dan berperan aktif dalam memajukan dunia olahraga Indonesia. Semangat tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap kesiapan prestasi nasional menjelang puncak agenda besar olahraga, termasuk momentum Piala Dunia 2026.(Klik3)










