Gempa NTT M 7,7: Laznas LMI Dirikan Posko Bantuan di Flores
Flores. Siagakota.net -Lembaga Manajemen Infaq (Laznas LMI) terus bergerak cepat merespons dampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui tim Relawan Nusantara Penanggulangan Bencana (RNPB), LMI telah mendirikan jaringan posko dan menyalurkan pelbagai bantuan darurat untuk warga terdampak di Flores.
Berdasarkan data pembaruan Laznas LMI per 1 September 2026 pukul 23.00 WITA, aktivitas seismik di lokasi bencana masih tergolong tinggi. Hingga saat ini, tercatat gempa susulan sudah terjadi sebanyak 7.259 kali.
Selain itu, kerugian material mencakup 96.797 rumah rusak, 502 fasilitas sekolah, 536 tempat ibadah, 157 fasilitas kesehatan, serta 128 titik jalan terdampak.
Regional Manager LMI Bali Nusa Tenggara, Achmad Ramadhani Prakoso, kepada Siagakota.net, hari Rabu (02/09/2026) mengatakan bahwa tim RNPB telah dikerahkan untuk mendirikan pos pertolongan di beberapa lokasi.”
”Fokus kami berada di daerah Kabupaten Nagekeo, khususnya kawasan Mbay yang menjadi salah satu titik pusat gempa. Saat ini 16 relawan telah berada di lapangan dengan dukungan 6 unit motor operasional dan armada mobil rescue,” ujar pria bertubuh subur.
Untuk memperluas jangkauan penanganan, LMI mendirikan
Pos Utama di Manggarai Timur, Manggarai, dan Ngada, yang Berpusat di Desa Nanga Mbaling, Kec. Sambirampas, Kab. Manggarai Timur.
Kemudian Pos Nagekeo dan Ende, berlokasi di Mbay, Kec. Aesesa, Kab. Nagekeo.
Selanjutnya Pos Manggarai Barat berlokasi di Desa Nanga Kantor Barat, Kec. Macang Pacar, Kab. Manggarai Barat.
Sedangkan Pos Sikka Berlokasi di Desa Wairotang, Kec. Alok Timur, Maumere, Kab. Sikka. Untuk Basecamp LMI berada di RT 006/RW 007, Kel. Madawat, Maumere, Flores Timur.
Sementara itu kebutuhan mendesak yang sangat diharapkan warga diantaranya alas tidur, terpal, perlengkapan bayi, family kit, selimut, hygiene kit, serta sembako.
“Untuk itulah, melalui Siagakota.net, Laznas LMI menghimbau masyarakat untuk bergotong-royong membantu warga NTT yang terdampak bencana dapat segera bangkit,” Pungkasnya (*)










