Tiga Pekerja Kandang Ayam Dikeroyok Sekelompok Orang di Badung

Badung, Siagakota.net – Tiga pekerja kandang ayam menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang tak dikenal di Banjar Batu Bayan, Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, Bali. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.

Kejadian bermula sekitar pukul 01.40 Wita ketika INP (45) bersama seorang kernet mengendarai mobil pikap untuk mengangkut ayam menuju kandang. Dalam perjalanan dari arah selatan, kendaraan mereka dihentikan sejumlah orang di kawasan Tebajero.

Kelompok tersebut kemudian meminta ayam yang dibawa korban. Namun, INP menjelaskan bahwa dirinya tidak membawa ayam yang dapat diberikan kepada mereka.

Saat hendak kembali melanjutkan perjalanan, terdengar suara seperti benturan atau tendangan pada bagian kendaraan. INP bersama kernet sempat turun untuk memeriksa kondisi mobil, tetapi tidak menemukan orang yang mengaku melakukan tindakan tersebut. Keduanya kemudian meneruskan perjalanan menuju kandang.

Sekitar 15 menit kemudian, mereka tiba di lokasi kandang ayam. Tidak lama berselang, sejumlah orang mendatangi lokasi dan menanyakan siapa pengemudi mobil yang sebelumnya melintas di kawasan Tebajero.

Setelah INP mengakui dirinya sebagai pengemudi, ia diduga langsung menjadi sasaran pengeroyokan.

Tak hanya INP, dua pekerja lainnya, yakni INPA (28) dan PAS (29), juga turut menjadi korban. INPA yang sedang beristirahat di posko didatangi sekitar 10 orang dan mengalami pemukulan. Sementara PAS mengalami luka pada bagian atas mata sebelah kanan.

Akibat kejadian tersebut, ketiga korban mengalami sejumlah memar dan mengeluhkan rasa sakit di beberapa bagian tubuh. Dua korban mendapat perawatan di Puskesmas IV Abiansemal, sedangkan PAS harus menjalani perawatan lebih lanjut di RS Bindu Husada.

Polisi menduga aksi pengeroyokan tersebut berkaitan dengan persoalan permintaan ayam yang tidak dipenuhi oleh korban saat perjalanan menuju kandang.

Saat ini, Polres Badung masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku. Polisi juga mendalami rangkaian kejadian, termasuk keterkaitan kelompok yang sebelumnya menghentikan kendaraan korban di kawasan Tebajero.(Klik DK1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *