Demi Eksistensi, Tiga Pelaku Pembacokan di Dupak Surabaya Nekat Beraksi
Surabaya, Siagakota.net- Tiga pelaku pembacokan yang diamankan Polsek Bubutan, nekat menyerang korbannya demi eksistensi.
Kompol Sandi Putra Kapolsek Bubutan mengatakan, berdasar hasil penyelidikan kepada tiga pelaku, sebelum beraksi mereka sempat berkumpul untuk pesta minuman keras (miras).
“Di bawah pengaruh alkohol, salah satu pelaku memprovokasi teman lainnya untuk mencari lawan hingga akhirnya ketiga pelaku bertemu korban di kawasan Dupak,” katanya, Minggu (29/3/2026).
Salah satu pelaku yang berboncengan, lanjut Sandi, langsung menyabetkan celurit ke arah punggung korban, hingga meninggalkan luka robek sepanjang 10 cm.
Tidak hanya itu, pelaku juga mengeroyok korban satunya menggunakan kayu dan mengambil ponsel jenis Tecno Pova 2.
Kepada polisi, pelaku mengaku melakukan tindakan itu untuk eksistensi.
“Atas perbuatan itu, pelaku dijerat dengan Pasal 479 KUHP dan atau Pasal 262 ayat (3) KUHP, tentang tindak pidana pencurian disertai kekerasan yang mengakibatkan korbannya luka,” tambahnya.
Sebelumnya, aksi pembacokan itu berawal saat korban dan dua rekannya pulang ke rumah setelah nongkrong di daerah Bratang.
Sandi menjelaskan, untuk menuju rumah, korban melewati Pusat Grosi Surabaya (PGS) di kawasan Dupak. Tapi, saat lewat di depan RS IBI untuk melawan arah, korban bertemu dengan gerombolan pelaku.
“Saat itu juga motor korban dihentikan dan terjadilah aksi pembacokan tersebut,” ungkapnya.
Saat kejadian berlangsung, korban sempat berteriak minta tolong. Setelah itu, mereka dibawa warga ke RS Surabaya Medical Service (RS SMS) untuk penanganan. (Klik L1)










