Aktivitas Gunung Merapi Masih Tinggi, Warga Diminta Waspadai Guguran Lava dan Awan Panas

Yogyakarta, Siagakota.net — Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM melaporkan kondisi terkini aktivitas Gunung Merapi pada Rabu (5/11/2025) pukul 00.00–06.00 WIB.

Pengamat Gunung Merapi dari Badan Geologi, Yulianto, menyampaikan bahwa secara visual gunung api tampak jelas tanpa teramati asap kawah. Cuaca di sekitar Merapi dilaporkan cerah dengan angin tenang mengarah ke timur.

“Tercatat empat kali guguran lava mengarah ke Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.800 meter,” ujarnya saat dikonfirmasi Siagakota.net, Rabu (5/11/2025).

Untuk kondisi klimatologi, suhu udara berkisar antara 18,3°C hingga 20,2°C dengan kelembapan udara 83,3–83,7% serta tekanan udara 871,8–915,3 mmHg.

Dalam pengamatan kegempaan, terdeteksi 30 kali gempa guguran dengan amplitudo 1–26 mm dan durasi 38,89–176,56 detik, serta 10 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 1–24 mm, waktu S-P 0,4–0,5 detik, dan durasi 20,73–30,08 detik.

Yulianto menjelaskan, potensi bahaya saat ini masih berupa guguran lava dan awan panas di sektor selatan–barat daya yang meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga jarak 7 km. Sementara di sektor tenggara, potensi bahaya mencakup Sungai Woro sejauh 3 km dan Sungai Gendol hingga 5 km.

“Lontaran material vulkanik jika terjadi letusan eksplosif diperkirakan dapat menjangkau radius hingga 3 km dari puncak,” jelasnya.
Ia menambahkan, data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung, sehingga masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi guguran, awan panas, maupun abu vulkanik.

“Apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Gunung Merapi terletak di wilayah Kabupaten/Kota Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten, yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, dengan posisi geografis Latitude -7.542° LU dan Longitude 110.442° BT, serta memiliki ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Gunung Merapi terakhir kali meletus besar pada 26 Oktober 2010, yang menurut data BNPB mengakibatkan 386 orang meninggal dunia.(Klik3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *