Ungkap Kasus Mutilasi Pacet, Polres Mojokerto Beri Penghargaan Tim K-9, Satreskrim, dan Warga 

Mojokerto, Siagakota.net- Polres Mojokerto memberikan penghargaan kepada empat personel Unit K-9 Polda Jawa Timur, jajaran Satreskrim Polres Mojokerto, serta seorang warga Pacet bernama Suliswanto (38), yang berperan penting dalam pengungkapan kasus pembunuhan dan mutilasi di Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kasus mutilasi ini sempat menggemparkan warga setelah ditemukannya potongan tubuh manusia di pinggir jalan jurang AMD Sendi, Dusun Pacet Selatan, Desa Pacet, Kecamatan Pacet pada Sabtu (6/9/2025). Temuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh Suliswanto, warga sekitar yang menemukan potongan kaki korban.

Tim Satreskrim Polres Mojokerto kemudian bergerak cepat dengan menggandeng Unit K-9 Polda Jatim. Di bawah komando Aipda Ahmad Afandi bersama tiga anggotanya, Brigadir M. Ferry Handoko, Bripda Dino Gigih Prakoso, dan Bripda M. Farid Ardiansyah Riky, anjing pelacak bernama Ketty berhasil mengendus jejak korban mutilasi.

Dari hasil pelacakan tersebut, ditemukan telapak tangan kanan korban yang menjadi kunci dalam pengungkapan kasus. Identitas korban diketahui berinisial Tiara Angelina Saraswati (25), seorang wanita asal Lamongan. Polisi kemudian berhasil menangkap pelaku, Alvi Maulanan (24), di sebuah rumah kos di kawasan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya.

Pelaku tak lain pacar korban. Dari hasil pemeriksaan, ia mengaku membunuh korban seorang diri. Motifnya, karena tuntutan gaya hidup mewah dari korban yang tidak mampu dipenuhi pelaku, meskipun keduanya sudah tinggal bersama tanpa ikatan pernikahan selama empat tahun.

Kapolres Mojokerto, AKBP Ihram Kustarto melalui Waka Polres Mojokerto Kompol Hery M. Tampake menyampaikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang terlibat dalam pengungkapan kasus ini. Penghargaan tersebut diberikan bertepatan dengan upacara Hari Kesadaran Nasional di Mapolres Mojokerto.

“Terima kasih atas kinerja tim K-9 yang sangat luar biasa. Mereka mempercepat pengungkapan kasus ini dan membantu kami menyelesaikan misteri yang meresahkan masyarakat,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).

Selain tim K-9, penghargaan juga diberikan kepada Satreskrim Polres Mojokerto yang berhasil mengungkap kasus ini kurang dari 24 jam, serta Suliswanto yang pertama kali menemukan potongan tubuh korban. Pihak kepolisian berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme dalam melayani dan melindungi masyarakat.(Klik3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *