Relokasi PKL Pedalindo ke Ponti Diprotes Warga, DPRD Minta Evaluasi

Sidoarjo, Siagakota.net – Polemik relokasi PKL Pedalindo (Perkumpulan Pedagang Jalanan Indonesia) kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah warga yang bermukim di sekitar Jalan Ponti menyampaikan kekhawatiran atas rencana pemindahan kembali para pedagang ke lokasi tersebut.

Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, dalam hearing terbuka yang digelar Senin (25/2/2026), merekomendasikan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menghentikan relokasi PKL Pedalindo ke halaman Mall Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo. Ia menyarankan agar opsi relokasi dikaji ulang dengan mempertimbangkan pengembalian aktivitas ke kawasan Alun-Alun Sidoarjo saat Car Free Day (CFD) atau tetap di area Ponti dengan pengaturan yang lebih tertib.

Menurut Abdillah, keputusan tersebut perlu mempertimbangkan keberlangsungan usaha para pedagang, terutama menjelang Ramadan, di mana omzet cenderung meningkat signifikan. “Langkah ini diharapkan mampu menyelamatkan pendapatan para PKL tanpa mengabaikan ketertiban umum,” ujarnya.

Di sisi lain, sebagian warga menyampaikan aspirasi berbeda. Widi, warga Wisma Jati Sari, mengaku sempat merasakan ketenangan setiap Minggu pagi setelah para pedagang direlokasi ke Alun-Alun maupun ke halaman MPP. Kondisi lalu lintas dinilai lebih lancar dan akses jalan tidak lagi tertutup lapak pedagang, ujarnya Kamis (26/2/2026).

Namun, kabar rencana kembalinya PKL Pedalindo ke Jalan Ponti kembali menimbulkan keresahan. Warga khawatir aset jalan umum akan kembali tertutup dan mengganggu mobilitas masyarakat sekitar.

Mereka berharap Pemkab Sidoarjo dapat mengambil kebijakan yang adil dengan mempertimbangkan kepentingan pedagang sekaligus kenyamanan warga.

Hingga kini, keputusan final terkait relokasi PKL Pedalindo masih menunggu tindak lanjut dari Pemkab Sidoarjo.

Masyarakat berharap ada solusi terbaik yang mampu menjaga ketertiban, mendukung pertumbuhan ekonomi kecil, serta menciptakan suasana kondusif selama Ramadan di Sidoarjo.(Klik W1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *