Pemkot Surabaya Tindak Cepat Tangani Genangan Air di SDN Ujung V
Surabaya, Siagakota.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bergerak cepat menindaklanjuti laporan adanya genangan air di SDN Ujung V setelah hujan deras yang terjadi pada Sabtu malam (4/1/2026). Melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, pemantauan langsung dilakukan ke lokasi guna memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, memastikan bahwa genangan air tidak berdampak pada proses pembelajaran di sekolah tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa air yang sempat menggenangi lapangan sekolah kini telah surut. Meski demikian, evaluasi tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.
“Saya bersama jajaran Dinas Pendidikan telah mengecek langsung kondisi pasca hujan untuk memastikan tidak ada titik genangan. Kami melakukan berbagai upaya pencegahan agar kejadian seperti kemarin tidak terulang kembali,” ujar Febrina, Senin (5/1/2026).
Febrina menjelaskan, sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan, di antaranya pembersihan saluran air di sekitar area sekolah. Selain itu, Dispendik Surabaya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya guna memastikan penanganan genangan berjalan optimal.
“Hasil pengecekan menunjukkan bahwa kondisi saat ini sudah tidak tergenang. Ruang kelas aman dan hanya lapangan sekolah yang sebelumnya sempat terdampak,” jelasnya.
Ia menambahkan, genangan air di lapangan sekolah disebabkan oleh beberapa saluran air yang tidak berfungsi dengan lancar, sehingga air hujan tidak dapat mengalir keluar area sekolah secara maksimal.
Sebagai tindak lanjut, Dispendik Surabaya bersama instansi terkait akan melakukan pemeriksaan saluran air secara menyeluruh. Koordinasi juga akan dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) untuk mencari solusi jangka panjang, seperti pembuatan sodetan atau alternatif lain agar air dapat segera surut saat hujan turun.
“Harapannya, dengan langkah-langkah ini, genangan air tidak kembali terjadi dan lingkungan sekolah tetap nyaman bagi kegiatan belajar mengajar,” pungkas Febrina. (*)










