PC IMAKAHI UWKS Kecam DPR, Segera Revisi dan Evaluasi Kebijakan Yang Merugikan Serta Hentikan Pengkhianatan terhadap Rakyat!
Surabaya, Siagakota.net- Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (PC IMAKAHI UWKS) menyatakan kekecewaan dan kecaman keras terhadap kinerja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia yang dinilai semakin menjauh dari aspirasi rakyat serta gagal menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal.
Dalam pernyataan sikapnya, PC IMAKAHI UWKS menilai DPR hari ini telah berubah menjadi simbol kekuasaan yang justru acuh terhadap kepentingan publik, dan lebih sibuk mengurus kepentingan politik jangka pendek. Mereka mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap lembaga legislatif tersebut dan menyerukan perombakan total sistem serta budaya politik di dalamnya.
Ketua PC IMAKAHI UWKS, Rizki Ardiyanto Ramadhan, menyebut DPR telah kehilangan legitimasi moral sebagai wakil rakyat. “DPR bukan lagi cerminan suara rakyat, melainkan cerminan kompromi kekuasaan. Ketika lembaga legislatif justru menjadi tameng kekuasaan dan menutup mata terhadap pelanggaran-pelanggaran yang terjadi, maka perlu ada koreksi besar-besaran,” tegas Ardi.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam melihat pengkhianatan terhadap amanat reformasi. “Demokrasi tidak akan bertahan jika wakil rakyat terus mengabaikan keadilan dan kebenaran. Kami menyerukan perubahan nyata, bukan sekadar gimik politik,” ujarnya.
Menurut Kepala Departemen Kajian dan Strategis PC IMAKAHI UWKS, Yurdiansyah Arya Indrianto “Masyarakat merasa kecewa melihat DPR lebih sibuk memperjuangkan tunjangan besar dibanding memperhatikan kebutuhan rakyat. Sementara itu, mengenai kesehatan hewan, pangan, dan kesehatan masyarakat saling terkait erat (One Health) yang membutuhkan kebijakan dan anggaran yang tepat sasaran. Di tengah kondisi ekonomi sulit dan upaya swasembada di berbagai sektor, gaya hidup mewah DPR menunjukkan ketidakpekaan yang melukai rasa keadilan,” ujarnya.
Poin-poin pernyataan sikap yang disampaikan PC IMAKAHI UWKS terhadap DPR:
1. Menuntut Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk merevisi dan mengevaluasi kebijakan mengenai gaji dan tunjangan DPR yang sangat merugikan rakyat.
2. Mengecam keras segala bentuk kompromi politik Dewan Perwakilan Rakyat dengan kekuasaan yang merugikan kepentingan publik.
3. Mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk kembali menjalankan fungsi pengawasan secara tegas, independen, dan berpihak kepada rakyat.
4. Mengajak seluruh elemen masyarakat sipil untuk mengawasi, mengkritisi, dan menekan Dewan Perwakilan Rakyat agar kembali kepada fungsi dasarnya sebagai wakil rakyat, bukan perpanjangan tangan oligarki.
PC IMAKAHI UWKS menegaskan bahwa sudah saatnya rakyat tidak lagi menaruh harapan pada retorika, melainkan menuntut kerja nyata. Dewan Perwakilan Rakyat harus menjadi pelindung demokrasi, bukan perusaknya. Viva Veteriner Indonesia!(*)










