Pasutri Asal Surabaya Meninggal Dunia Tersambar Kereta Api di Nganjuk

Nganjuk, Siagakota.net- Peristiwa tragis menimpa pasangan suami istri (pasutri) asal Siwalankerto, Surabaya, berinisial AH (56) dan SL (56) di perlintasan Baron, Desa Waung, Kabupaten Nganjuk pada Kamis malam (19/3/2026). Saat sedang menempuh perjalanan mudik menuju Ngawi menggunakan sepeda motor Honda Beat, keduanya tertabrak KA Mutiara Selatan sekitar pukul 19.30 WIB. Akibat benturan keras tersebut, sang istri yang berada di boncengan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kecelakaan bermula ketika motor yang dikendarai AH melaju dari arah timur dan sempat berhenti karena palang pintu kereta dalam posisi tertutup. Namun, setelah satu kereta melintas, pengendara diduga tidak sabar dan menerobos palang yang sebenarnya masih tertutup. AH tidak menyadari bahwa dari arah lain muncul KA Mutiara Selatan, sehingga bagian belakang motor mereka terhantam dan membuat korban terpental seketika.

Pihak kepolisian segera mengevakuasi korban ke RS Bhayangkara Nganjuk, sementara pihak KAI Daop 7 Madiun menyatakan belasungkawa sekaligus menyayangkan insiden ini. Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan keterlambatan perjalanan kereta selama 11 menit. Masyarakat dan pemudik diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan tidak menerobos perlintasan kereta api demi keselamatan nyawa.(Klik 3)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *