Mudik Gratis Jatim 2026: Ribuan Pemudik Diberangkatkan, Keamanan Jadi Prioritas

Surabaya, Siagakota.net – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim dan PT Jasa Raharja kembali memberangkatkan ribuan peserta program mudik gratis Lebaran dari halaman Kantor Dishub Jatim. Program ini bertujuan menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.

Selain memperlancar arus mudik, program ini juga menjadi langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode Lebaran.

Direktur Sumber Daya Manusia, Umum dan Teknologi Informasi PT Jasa Raharja, Rubi Handojo berbincang dengan pemudik.
Direktur Sumber Daya Manusia, Umum dan Teknologi Informasi PT Jasa Raharja, Rubi Handojo berbincang dengan pemudik.

Direktur SDM, Umum, dan TI PT Jasa Raharja, Rubi Handojo, menyebutkan bahwa program mudik gratis terus diperkuat setiap tahun sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Secara nasional, jumlah peserta ditargetkan mencapai 104 ribu orang, namun diperkirakan realisasinya menembus 116 ribu penumpang melalui moda bus dan kereta api.

Khusus di Jawa Timur, Jasa Raharja menyediakan 25 armada bus dari total lebih dari 100 kendaraan yang diberangkatkan. Program ini merupakan inisiatif Gubernur Jawa Timur bersama Dishub Jatim.

Tak hanya transportasi, Jasa Raharja juga menargetkan pelayanan optimal selama Lebaran dengan memastikan tidak ada penundaan klaim bagi korban kecelakaan (zero pending klaim), sekaligus terus menekan angka kecelakaan melalui kolaborasi lintas instansi.

Sinergi dilakukan bersama Polda Jatim dan Dishub dengan mendirikan empat pos pelayanan terpadu di Karanglo (Malang), Madiun, Ngawi, dan Besuki. Pos ini menyediakan layanan kesehatan, tempat istirahat, hingga bengkel gratis bagi pemudik.

Adapun rute mudik gratis mencakup berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Ponorogo, Pacitan, Ngawi, hingga Banyuwangi. Pemerintah juga memfasilitasi pengangkutan sepeda motor guna mendukung mobilitas pemudik di daerah tujuan.

Program ini mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satu peserta, Alimatun Nafiah (31), mengaku sangat terbantu karena dapat mudik bersama suami dan tiga anaknya tanpa beban biaya besar.

Program mudik gratis ini diharapkan terus berlanjut sebagai solusi transportasi sekaligus upaya menciptakan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan berkeselamatan.( Klik L1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *