Meriah, 267 Petinju Amatir Terjun di Arena Jember Fighting Competition
Jember, Siagakota.net – Arena tinju amatir kembali di gelar diajang “Jember Fighting Competition” yang berlangsung selama 2 hari, Sabtu dan Minggu kemarin. Peserta yang terlibat mencapai 267 petinju muda, dari berbagai Sasana Tinju di Jawa dan Bali, dipusatkan di Gedung Nusantara Jember berdekatan dengan Alun-alun kota Jember. Mereka yang tampil di panggung Tinju, sebagian besar kalangan muda dan pemula yang dibagi dengan berbagai kreteria.
Peserta yang bertanding dibagi menjadi berbagai kategori, mulai dari kelas School Boy, Yunior, Youth, Elit, hingga Kadet. Menariknya, yang turun ke arena sebagian besar kalangan pelajar, sebagai bentuk penjaringan atlet tinju amatir.
Bang Roni, Ketua Pertina (Persatuan Tinju Amatir) Jember sebagai ketua panitia pelaksana pertandingan, membenarkan besarnya antusius peserta dari berbagai kota di Jatim dan Bali, “Diluar dugaan pesertanya meluber hingga mencapai 267 atlet yang memiliki semangat berprestasi di masing- masing kelasnya, ” tandasnya.
Katanya, kegiatan ini selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga diarahkan untuk eksibisi sekaligus pemanasan bagi atlet tinju dari Jember menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2027.
” Karena pesertanya atlet amatir dan pemula, dengan ajang ini diharapkan bisa memunculkan bibit baru petinju muda yang benar-benar memiliki kemampuan terbaik, dalam hal teknik, mental bertanding, serta kemauan atlet akan diuji di arena pertandingan amatirini, “tambahnya.
Ketua Pertina Jember, Roni ini juga menyatakan bahwa kompetisi diajang Bupati Jember Cup, diharapkan bisa meraih target Pertina Jember untuk raih prestasi menghadai Perprov 2027,” Pertina akan mencari bibit dan mempersiapkan atlet untuk Porprov 2027. Makanya, target kita dalam Bupati Cup dan KONI Jember bisa masuk 10 besar,” ujar Roni.

Sementara itu, pantauan Siagakota.net, pertandingan Tinju Amatir di Jember berlangsung sukses dan lancar serta dukungan kuat dari warga Jember, “Saya senang acara tanding sejak awal sampai akhir berlangsung aman, tertib dan penuh dengan sportivitas, baik peserta, ofisial dan penontonya sangat memberikan dukungan, ” Ujar Khamid, salah satu wasit asal Lumajang.
Katanya, ajang yang sama bakal digelar lagi di Markas Marinir di Banyuwangi, 10 – 13 Pebruari 2026 mendatang, “Hanya kelas yang ditandingkan bukan petinju amatir tapi profesional dan dipastikan akan diikuti lebih banyak peserta berkelas dari berbagai daerah di Jawa dan Bali, ” pungkasnya. (Klik6)










