Liga Nusantara KSMI 2025 Resmi Dibuka di Surabaya, 16 Tim Berebut Piala Bergilir KONI Pusat
Surabaya, Siagakota.net — Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) resmi menggelar Liga Nusantara (Linus) KSMI 2025 untuk pertama kalinya di Lapangan Thor, Surabaya, Jawa Timur. Ajang yang berlangsung pada 22–28 November 2025 ini mengusung tema *“Join with Us Goes to Mini Football World Cup 2026”* dan memperebutkan Piala Bergilir Ketua Umum KONI Pusat.
Pembukaan turut dihadiri Presiden Direktur IMF Khalid El Hadid, perwakilan KONI Pusat Brigjen TNI (Purn) Poerhadi, Sekretaris Umum KONI Jatim DR Akmal Budianto,S.H.,M.Si, Ketua KSMI Pusat Dr. Ir. Yan Mulia Abidin, Ketua KSMI Jatim Johny Poernomo, serta Kadispora Jatim Dr. Moh. Hadi Wawan Guntoro yang mewakili Gubernur Jawa Timur.
Kompetisi ini diikuti 16 tim dari berbagai provinsi. Seluruh pertandingan digelar setiap hari mulai pukul 14.00 WIB di Lapangan Thor, Jl. Patmosusastro, Surabaya.
Ketua KSMI Jatim, Johny Poernomo, menyampaikan rasa bangga karena Jawa Timur dipercaya sebagai tuan rumah perdana.
“Merupakan kebanggaan bagi kami dipercaya menyelenggarakan Liga Nusantara pertama. Semoga kegiatan ini berjalan sukses dan para pemain tetap menjaga semangat juang serta sportivitas,” ujarnya.
Dukungan penuh juga disampaikan Sekretaris Umum KONI Jatim, Drs. Muhammad Nabil, M.Si.
“KONI Jatim akan mendukung sepenuhnya, baik fasilitas maupun hal lain yang dibutuhkan agar KSMI mampu meningkatkan prestasi dan menjaring bakat anak-anak di Jawa Timur,” jelasnya.
Ketua KSMI Pusat, Dr. Ir. Yan Mulia Abidin, menyebut bahwa Linus menjadi ajang penting menuju kompetisi internasional.
“Kita berharap Linus menjadi ajang persiapan bibit unggul. Tahun depan Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Piala Asia Mini Football pada Februari dan Piala Dunia Mini Football pada September 2026,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa sebagai penyelenggaraan perdana, hasil yang dicapai tidak harus sempurna.
“Walaupun pertama kali pasti banyak kekurangan. Kami tidak berharap 100 persen sempurna. Jika 80–90 persen terlaksana dengan baik, itu sudah luar biasa,” ujarnya.
Di kesempatan lain, Wakil Ketua KSMI Jatim, Charles Edward Tumbel, yang juga dikenal sebagai kolektor dan pegiat sejarah, turut menyampaikan apresiasi.
“Saya sangat mengapresiasi digelarnya Linus Mini Football 2025. Ajang ini bukan hanya kompetisi, tetapi momentum menumbuhkan kembali sportivitas, persaudaraan, dan kecintaan terhadap olahraga. Semoga lahir talenta-talenta baru yang dapat mengharumkan nama Jawa Timur dan Indonesia,” katanya.
Secara teknis, mini soccer memiliki ukuran lapangan lebih kecil dibanding sepak bola standar. Lapangan mini soccer berukuran 35 x 40 meter, sedangkan lapangan standar mencapai 50 x 60 meter.
Dengan popularitas yang terus meningkat, mini soccer diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan bagi bibit muda untuk mengasah kemampuan dan meraih prestasi lebih tinggi.(Klik3)










