Lagi Viral, Pengobatan Jamu Bakar Herbal di Lumajang
Lumajang, Siagakota.net – Pengobatan alternatif dengan menggunakan Jamu Bakar Herbal di Lumajang, mulai dilirik masyarakat. Tidak hanya untuk meningkatan stamina, tetapi juga menyembuhkan berbagai penyakit.

Bahkan, sekarang lagi viral karena penggunanya cukup banyak. Jamu bakar ini, dikemas dalam bentuk rokok legal produksi Batu Malang yang sudah diproses ionisasi oleh Penyintas Karangdalem Magelang.
“Pengobatan dengan asap Jamu bakar ini mulai diminati di Lumajang karena hasilnya nyata dan penyakit apapun bisa sembuh jika diterapi dengan benar, ” ujar Joko, koordinator penyintas Jamu bakar herbal yang biasanya dilakukan di GOR Lumajang.
Kata Joko, para penderita yang sakitnya kronis bisa mengalami kesembuhan setelah diterapi dengan rutin, “Caranya sederhana, dengan memasukan asap rokok herbal ini ke dalam tubuh, setiap hisapan yang masuk ke tubuh bisa memulihkan kesehatan penderita, ” tandasnya.
Beberapa kasus penyakit: tuli, diabetes, kebas atau mati rasa, vertigo, lambung dan lainnya ternyata bisa sembuh, asalkan mau rutin melakukan terapinya.
Hal ini dialami Khamid,59 th, warga jalan Veteran, yang juga mantan atlit tinju nasional yang sembuh dari vertigo dan hipertensi yang dialami hampir 2 tahun, “Saya sembuh setelah menghisap jamu bakar herbal ini rutin, termasuk dengan cara seploit asap rokok ini di hidung, mulut dan bagian yang sakit, 2 minggu kemudian saya merasakan kesembuban, “ujarnya.
Hal senada juga dialami H. Mahmud,87 th, pensiunan Polri juga pulih dari mati rasa dibagian kepalanya setelah terkena herpes, termasuk sakit prostatnya juga sudah membaik,” Saya mengalami mati rasa di kepala hampir 2 tahun dan prostat saya sudah lama, sekarang sudah sembuh, ” kisahnya kepada Siagakota.net.

Kisah lainnya juga dialami Agung, 28 th, pekerja bengkel las yang 3 minggu lalu mengalami musibah kesetrum tegangan sutet hingga mengalami luka bakar serius dibagian tangan dan dadanya, pulih normal setelah terapi selama 10 hari, ” Saya kesetrum tegangan sutet di lantai 2 saat memperbaiki kanopi sebuh toko, saat saya pegang kanopi diatap, tiba tiba terdengar suara ledakan keras hingga membuat saya terpental tidak sadarkan diri. Saat itu, saya dilarikan ke UGD RS. Bhayangkara, dan ketika sadarkan diri, saya kesakitan luar biasa karena luka bakar hebat di dada dan tangan saya, dan harusnya dioperasi.
Tapi keluarga tidak menginginkan karena mau diterapi Jamu bakar, jadi setelah 2 hari opname, saya pulang dan melanjutkan pengobatan dengan terapi Jamu bakar dan alhamdulilah dalam 10 hari, luka saya sudah mengering dan kembali normal, “tuturnya.
Tentu masih banyak kasus penderita lainnya, yang mengalami kesembuhan, ada yang tuli, sakit lambung, diabetes, hingga ambeyen yang mengaku sembuh setelah diterapi di komunitas penyintas jamu bakar herbal di GOR Lumajang.
” Pengobatan ini sangat alami karena menggunakan asap rokok bahan herbal yang sudah direkomendasikan oleh Penyintas Jamu Bakar Herbal Karangdalem Magelang, dengan rutin melakukan terapi dengan cara yang benar, jadi bukan sekedar merokok tapi setiap asap rokok ini bisa masuk kedalam tubuh dan dilakukan secara rutin, pasti ada hasilnya.
Jadi, kalau ada yang minat menggunakan terapi ini, bisa datang ke GOR Lumajang dan gratis tidak ada biaya karena ditangani oleh para penyintas yang sembuh dari sakitnya,” pungkas Joko, koordinator Penyintas di Lumajang. (Klik6)










