Kewaspadaan cuaca ekstrem di Jawa Timur mulai tanggal 01 – 10 Maret 2026

Sidoarjo, Siagakota.net- Memasuki awal Maret 2026, masyarakat di wilayah Jawa Timur diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada tanggal 1 hingga 10 Maret 2026. Kondisi ini berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang, petir, serta kemungkinan terjadinya banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah.

Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, dinamika atmosfer yang aktif di wilayah Jawa Timur dipengaruhi oleh pertemuan massa udara serta peningkatan aktivitas gelombang atmosfer. Situasi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan, khususnya pada siang hingga malam hari.

Sejumlah wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain kawasan pesisir selatan, daerah dataran tinggi, serta wilayah perkotaan dengan sistem drainase padat. Kota-kota besar seperti Surabaya Waspadai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (hujan sedang – lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es) pada periode 01 – 10 Maret 2026, yaitu di wilayah Kab.Pacitan, Kab. Ponorogo, Kab. Trenggalek, Kab. Tulungagung, Kab. Blitar, Kab. Kediri, Kab.Malang, Kab. Lumajang, Kab. Jember, Kab. Banyuwangi, Kab. Bondowoso, Kab. Situbondo,Kab. Probolinggo, Kab. Pasuruan, Kab. Sidoarjo, Kab. Mojokerto, Kab. Jombang, Kab. Nganjuk,Kab. Madiun, Kab. Magetan, Kab. Ngawi, Kab. Bojonegoro, Kab. Tuban, Kab. Lamongan, Kab.Gresik, Kab. Bangkakan, Kab. Sampang, Kab. Pamekasan, Kab. Sumenep, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Malang, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Madiun, Kota Surabaya, dan Kota Batu.

Saat ini sebagian wilayah Jawa Timur mulai memasuki masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Diprakirakan dalam 10 hari ke depan akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Potensi cuaca ekstrem ini merupakan dampak adanya gangguan gelombang atmosfer Madden Jullian Oscillation (MJO), Low Frequency dan Gelombang Rossby yang akan melintasi wilayah Jawa Timur, suhu muka laut di perairan selatan Jawa Timur masih cukup signifikan, serta kondisi atmosfer lokal yang labil turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang.

BMKG Juanda menghimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada

terhadap perubahan cuaca mendadak serta adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang selama 10 hari ke depan.

Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang.

Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca WOFI melalui  informasi peringatan dini 3 harian dan peringatan dini 2 – 3 jam ke depan yang selalu kami bagikan

@infobmkgjuanda, saluran telepon 24 jam (031) 8668989 dan WhatsApp: 0895800300011.

Diperkirakan berpotensi mengalami hujan lebat dalam beberapa hari ke depan. Dampak yang Perlu Diantisipasi kewaspadaan cuaca ekstrem di Jawa Timur mulai tanggal 01 – 10 Maret 2026.

Memasuki awal Maret 2026, masyarakat di wilayah Jawa Timur diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada tanggal 1 hingga 10 Maret 2026. Kondisi ini berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang, petir, serta kemungkinan terjadinya banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah.

Berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, dinamika atmosfer yang aktif di wilayah Jawa Timur dipengaruhi oleh pertemuan massa udara serta peningkatan aktivitas gelombang atmosfer. Situasi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan, khususnya pada siang hingga malam hari.

Sejumlah wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain kawasan pesisir selatan, daerah dataran tinggi, serta wilayah perkotaan dengan sistem drainase padat. Kota-kota besar seperti Surabaya, Malang, dan Kediri diperkirakan berpotensi mengalami hujan lebat dalam beberapa hari ke depan.

Dampak yang Perlu Diantisipasi cuaca ekstrem dapat menimbulkan berbagai dampak, antara lain:

– Genangan dan banjir di wilayah perkotaan.

– Tanah longsor di daerah perbukitan dan lereng pegunungan.

– Pohon tumbang akibat angin kencang,gangguan transportasi darat, laut, dan udara.

BMKG Juanda  dalam keterangannya menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Pastikan lingkungan sekitar dalam kondisi aman, saluran air bersih, serta hindari aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan lebat disertai petir,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait akan terus diperkuat guna meminimalisir dampak yang mungkin terjadi. Sistem pemantauan dan respons cepat akan dioptimalkan selama periode siaga ini.

Masyarakat diharapkan untuk memantau informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah.

Menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang. Tidak memaksakan perjalanan saat kondisi cuaca memburuk.Menyiapkan perlengkapan darurat, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor.Segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak berwenang setempat.

Dengan kewaspadaan dan kesiapan bersama, diharapkan potensi risiko akibat cuaca ekstrem dapat ditekan seminimal mungkin. Pemerintah dan pihak terkait akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala guna memastikan keselamatan masyarakat selama periode 1–10 Maret 2026. (klik W.1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *