Ibu-Ibu PKK RT 24/RW 06 Pondok Jati Kunjungi Pabrik Pusat Pentol Boska di Sidoarjo
Sidoarjo, Siagakota.net– Kelompok Ibu-Ibu PKK RT 24/RW 06 Perumahan Pondok Jati, Sidoarjo, melakukan kunjungan ke pabrik pusat Pentol Boska yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana edukasi mengenai proses produksi makanan olahan, Rabu (11/2/2026).

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh owner Pentol Boska beserta tim manajemen. Suasana hangat terlihat saat perwakilan PKK berjabat tangan dengan pihak perusahaan sebagai tanda penyambutan resmi.
Acara dilanjutkan dengan sesi sambutan yang digelar di area produksi yang telah ditata rapi dengan dekorasi bernuansa kuning. Dalam sambutannya, pihak manajemen menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut serta memperkenalkan profil usaha Pentol Boska sebagai pusat produksi pentol, dimsum, sempol, dan tahu bakso.
Ketua PKK RT 24/RW 06 Pondok Jati juga menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk melihat langsung proses produksi. Ia berharap kunjungan ini dapat menambah wawasan anggota PKK terkait pengolahan makanan yang higienis dan peluang usaha rumahan.
Selain sambutan, kegiatan diisi dengan pemaparan singkat mengenai standar kebersihan, pengemasan produk, serta manajemen distribusi. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara.
Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara pelaku usaha lokal dan masyarakat sekitar, sekaligus mendorong semangat kewirausahaan di lingkungan PKK.
Di sela kegiatan Eko Febriyanto, owner Pentol Boska, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Ibu-Ibu PKK RT 24/RW 06 Pondok Jati ke pabrik pusat yang berlokasi di Sidoarjo tersebut.
Ia mengatakan bahwa pihaknya sangat terbuka terhadap kunjungan edukatif dari masyarakat, khususnya organisasi kemasyarakatan seperti PKK. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momen positif untuk berbagi pengetahuan tentang proses produksi makanan yang higienis dan sesuai standar.
“Kami ingin menunjukkan bahwa proses produksi di Pentol Boska mengutamakan kualitas bahan, kebersihan, dan keamanan pangan. Harapannya, kunjungan ini bisa memberikan wawasan dan mungkin menginspirasi ibu-ibu yang ingin mengembangkan usaha kuliner,” ujarnya.
Eko juga menambahkan bahwa keberadaan usaha lokal harus mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, baik dari sisi ekonomi maupun pemberdayaan masyarakat. Ia berharap sinergi antara pelaku UMKM dan warga dapat terus terjalin dengan baik di masa mendatang.(Klik 3)










