Emak-Emak Marahi Polisi di Anyer Viral, Ini Kronologi Lengkapnya

Tangerang, Siagakota.net – Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang emak-emak memarahi petugas polisi di kawasan wisata Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten, viral di media sosial dan menyita perhatian publik.

Insiden tersebut terjadi di tengah padatnya arus wisatawan saat libur Lebaran. Peristiwa bermula ketika sebuah mobil pikap nekat menerobos rekayasa lalu lintas berupa sistem one way yang tengah diberlakukan petugas di lokasi.

Dalam video yang beredar dari akun Instagram @infoanyer, terlihat seorang perempuan dari atas mobil pikap menunjuk dan memarahi anggota polisi yang berjaga. Kendaraan tersebut tampak mencoba memaksa melintas meski telah dihadang petugas.

Tak berhenti di situ, perempuan tersebut turun dari kendaraan dan kembali meluapkan emosinya kepada petugas di lapangan. Seorang polisi wanita (Polwan) terlihat berusaha menenangkan situasi agar tidak semakin memanas.

Direktur Lalu Lintas Polda Banten, Kombes Pol Arief Kurniawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan insiden terjadi pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 10.37 WIB di Simpang Teneng, Cinangka, Kabupaten Serang.

Saat itu, petugas tengah memberlakukan penutupan sementara selama 30 menit sebagai bagian dari sistem one way dari arah JLS Cilegon menuju Simpang Teneng.

Namun, sebuah mobil pikap L300 bernomor polisi A 9784 B yang mengangkut sekitar 15 penumpang justru tidak mengindahkan arahan petugas dan memaksa menerobos penutupan.

“Penumpang turun dan memprovokasi petugas serta memaksa melaju ke arah Anyer,” ujar Arief, Kamis (26/3/2026).

Situasi sempat memanas ketika kendaraan tersebut tiba-tiba berputar arah secara berbahaya, bahkan menabrak pembatas jalan dan nyaris mengenai kendaraan lain. Hal ini memicu emosi pengguna jalan hingga terjadi ketegangan.

Beberapa pengendara yang merasa terancam sempat mendatangi dan menyerang pengemudi serta penumpang pikap. Beruntung, petugas kepolisian segera bertindak cepat dengan mengamankan situasi dan memisahkan pihak-pihak yang terlibat.

Setelah sempat memanas, kondisi akhirnya berhasil dikendalikan dan kembali kondusif. Kendaraan pikap tersebut kemudian melanjutkan perjalanan menuju arah Anyer.(Klik B1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *