Daurah Ilmiah Bersama Syaikh Al-Azhar Digelar di Ponpes Al Furqon Segok Bangil
Pasuruan, Siagakota.net — Pondok Pesantren Al Furqon Segok, Bangil, menggelar acara Daurah Ilmiah dan Pemberian Ijazah Al-Qur’an bersama Syaikh Fauzi Saeed Mohammadi Haikal, pakar Ilmu Al-Qur’an dan Qira’at dari Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir (Kamis, 06/02/25). Kegiatan ini dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru di lingkungan pondok pesantren.

Acara tersebut diikuti oleh seluruh dewan guru, santri TPQ, tahfidz, dan Madrasah Diniyah Al Furqon. Kehadiran Syaikh Fauzi Saeed Mohammadi Haikal menjadi momen istimewa dan penuh makna bagi keluarga besar Pondok Pesantren Al Furqon.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Furqon Segok sekaligus Pimpinan Yayasan Pendidikan Sosial Al Furqon, M. Hidayat Muchsin, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kehormatan yang mendalam atas kehadiran ulama Al-Azhar tersebut.
“Kesyukuran luar biasa hari ini kita kedatangan Syaikh dan dapat belajar langsung dengan beliau. Mari kita cintai Al Qur’an dan menjadikannya sahabat kita hingga kelak ia mendampingi kita di akhirat,” ujarnya.
Sementara itu, Abdul Rozaq, selaku kepala TPQ Al Furqon dalam kesempatan yang sama berharap agar silaturahmi dan keberkahan pertemuan tersebut tidak berhenti di dunia saja.
“Semoga pertemuan kita tidak berhenti di sini, tetapi berlanjut hingga ke Jannah,” tuturnya.
Dalam tausiyahnya, Syaikh Fauzi Saeed Mohammadi Haikal berpesan agar para santri Al Furqon benar-benar menjadi penjaga Al-Qur’an dengan bacaan yang baik dan benar. Ia mengingatkan sabda Rasulullah SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.
“Mempelajari Al Qur’an harus dengan ketekunan dan keikhlasan. Allah akan mendatangkan kebaikan bagi hamba-Nya yang ikhlas. Umat yang paling agung adalah umat yang berpegang teguh pada Al-Qur’an,” ungkapnya. Ia juga menjelaskan bahwa para ahli Al-Qur’an kelak akan dikumpulkan bersama para ahli Al-Qur’an lainnya di akhirat.
Syaikh Fauzi menambahkan bahwa surga memiliki derajat sebanyak ayat Al-Qur’an, dan seorang muslim akan ditempatkan sesuai dengan sejauh mana interaksinya dengan Al-Qur’an di dunia. “Al-Qur’an harus dijaga dengan membaca dan murojaah. Jika tidak dijaga, ia akan hilang seperti hewan buruan yang tidak diikat,” pesannya.
Selain memberikan dauroh ilmiah, Syaikh Fauzi juga memberikan ijazah dan sanad Al-Qur’an, baik bin nadhor maupun bil hifdzi, kepada para peserta yang memenuhi syarat. Pemberian ijazah tersebut dilakukan setelah melalui proses ujian hafalan dan tajwid sebagai bentuk penjagaan keilmuan dan sanad Al-Qur’an yang bersambung.
Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh keberkahan, menjadi momentum penting dalam penguatan tradisi keilmuan Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al Furqon Segok Bangil.(Klik4)










