PAPELS, Dari Tongkrongan Jadi Wadah Anak Pejuang 45
Surabaya, Siagakota.net — Berawal dari tongkrongan sederhana, komunitas anak turunan pejuang 45 di Surabaya kini berkembang menjadi wadah persaudaraan bernama PAPELS (Persaudaraan Anak Pejuang Empat Lima Surabaya).

Perjalanan komunitas tersebut dibahas dalam Dialog Komunitas “Tanjung Perak Pagi” RRI Pro 4 Surabaya 96,8 FM, Sabtu, 17 Oktober 2026. Sejumlah anggota PAPELS hadir dan menceritakan awal berdirinya komunitas hingga rencana kegiatan ke depan.
Cikal bakal PAPELS telah muncul sejak 2020. Saat itu, pertemuan para anak turunan pejuang 45 masih sebatas ajang silaturahmi dan berkumpul bersama. Dari pertemuan tersebut tumbuh rasa persaudaraan serta keinginan untuk menjaga hubungan antarketurunan pejuang.
Gagasan itu kemudian berkembang hingga PAPELS resmi dibentuk pada 2026. Untuk DPD Kota Surabaya, kepengurusan dipimpin Reza sebagai ketua, Prana sebagai sekretaris, dan Alki sebagai bendahara.
PAPELS hadir untuk menghimpun anak turunan pejuang 45, khususnya di Surabaya. Selain mempererat silaturahmi, komunitas ini membawa misi menjaga nilai-nilai perjuangan serta melestarikan sejarah para leluhur.
Sebagai Kota Pahlawan, Surabaya dinilai memiliki ikatan kuat dengan sejarah perjuangan bangsa. Karena itu, PAPELS ingin memastikan kisah perjuangan para pendahulu tidak berhenti pada generasi terdahulu, tetapi terus dikenal dan diwariskan kepada generasi muda.
PAPELS juga membuka ruang bagi generasi muda yang memiliki garis keturunan pejuang 45 untuk bergabung. Kehadiran generasi penerus diharapkan mampu menjaga kesinambungan perjuangan dalam bentuk pelestarian sejarah dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Ke depan, PAPELS ingin membuktikan bahwa komunitas ini bukan sekadar tempat berkumpul. Berbagai kegiatan nyata disiapkan untuk memperkuat persaudaraan sekaligus menjaga jejak sejarah para pejuang 45 di Kota Surabaya.
Dari sebuah tongkrongan, PAPELS kini membawa semangat yang lebih besar: merawat persaudaraan, mengenang perjuangan, dan meneruskan nilai kepahlawanan kepada generasi berikutnya.(Klik3)










