Siswa SD Mujahidin Borong Medali di Kejuaraan Pencak Silat SRC
Surabaya, Siagakota.net — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi SD Mujahidin Surabaya dalam ajang kejuaraan pencak silat SRC. Sejumlah atlet muda berhasil membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu setelah melalui persaingan dalam cabang Tapak Suci, Jumat ( 16/10/2026)
Keberhasilan tersebut menjadi bukti kerja keras para siswa dalam menjalani latihan secara disiplin. Dalam kejuaraan tersebut, empat siswa SD Mujahidin berhasil meraih prestasi, yakni Syauqi yang meraih medali emas, Zahafir meraih medali perak, Fahcri meraih medali emas, serta Alifa yang berhasil membawa pulang medali perunggu.
Para siswa tersebut mengikuti cabang Tapak Suci SD Mujahidin dan telah menjalani persiapan sekitar dua hingga tiga bulan sebelum menghadapi kejuaraan. Selain mengikuti latihan rutin dalam kegiatan ekstrakurikuler, mereka juga mendapatkan latihan tambahan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan bertanding.
Pelatih Tapak Suci SD Mujahidin, Hamri, mengatakan persiapan menghadapi kejuaraan dilakukan secara bertahap dengan menekankan kedisiplinan, teknik, mental, serta kesiapan para atlet muda.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam melatih anak-anak adalah menjaga motivasi dan suasana hati mereka agar tetap konsisten mengikuti latihan.
“Tantangan terberatnya mengendalikan mood anak-anak. Kadang dengan banyak alasan mereka agak malas dalam latihan,” ujar Hamri.
Meski demikian, semangat dan kerja keras para siswa akhirnya membuahkan hasil. Perasaan mereka setelah mengikuti kejuaraan pun beragam. Ada yang merasa bahagia karena berhasil meraih medali, namun ada pula yang merasa sedih karena hasil yang diperoleh belum sesuai harapan.
Namun, menurut Hamri, kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Pengalaman bertanding menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan mental anak untuk menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
Ia berharap para siswa terus meningkatkan kedisiplinan, rajin berlatih, mengikuti arahan pelatih dengan baik, serta tetap fokus terhadap tujuan yang ingin dicapai.
Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari sinergi antara guru, orang tua, siswa, dan pelatih. Komunikasi serta kerja sama yang baik dari berbagai pihak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung perkembangan prestasi para atlet muda SD Mujahidin.
“Adanya kerja sama dan sinergi yang baik antara guru, orang tua, siswa, dan pelatih, serta komunikasi dua arah yang baik, sehingga bisa menghantarkan anak-anak ini menjadi juara,” jelas Hamri.
Lebih lanjut, ia berharap prestasi para atlet Tapak Suci SD Mujahidin dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mengikuti berbagai perlombaan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Ke depan, program latihan akan terus ditingkatkan dengan latihan yang lebih rutin serta program-program baru bagi anggota Tapak Suci SD Mujahidin. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan prestasi para siswa semakin meningkat dan mampu mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang kejuaraan.










