FRPB Pamekasan dan SMA Al Ma’arif Jalin Kerja Sama SPAB

Pamekasan,Siagakota.net -Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan resmi menjalin kerjasama dengan SMA Al Ma’arif Terrak, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.

Budi Cahyono, Ketua FRPB Kabupaten Pamekasan, kepada Siagakota.net mengatakan bahwa pada hari Jumat, tanggal 16 Oktober 2026 yang lalu diadakan penandatanganan perjanjian di SMA Al Ma’arif Terrak, sebagai upaya membangun budaya tangguh bencana di kalangan pelajar sebagai generasi muda penerus bangsa.

“Kerjasama ini berfokus pada pelaksanaan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dan pengembangan kegiatan ekstrakurikuler berbasis kesiapsiagaan menghadapi bencana bagi seluruh pelajar sekolah tersebut,” Katanya, Minggu (18/10/2026) malam.

Masih kata pria berkumis tebal ini, FRPB Pamekasan akan mendampingi pihak sekolah dalam hal, Penyusunan rencana dan prosedur keselamatan di sekolah saat terjadi bencana, dan mengadakan pelatihan SPAB untuk menumbuhkan kesiapsiagaan menghadapi bencana dengan berbagai materi, diantaranya praktek simulasi evakuasi, dan penanganan darurat bencana bagi pendidik, tenaga kependidikan, dan siswa.

“Pembinaan paska pembentukan kelompok siswa siaga bencana (KSSB) sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler, juga dilakukan secara terjadwal,” Ujarnya.

Sedangkan pihak SMA Al Ma’arif Terrak berkomitmen untuk menyediakan fasilitas, waktu, dan dukungan sarana guna terselenggaranya berbagai kegiatan SPAB secara berkelanjutan.

Pria yang aktif di forum pengurangan risiko bencana Provinsi Jawa Timur juga mengatakan bahwa pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana sangat penting ditanamkan sejak dini dalam rangka membangun budaya tangguh.

“Melalui kerjasama ini, kami berharap seluruh warga sekolah tidak hanya memahami mitigasi dan upaya pengurangan risiko bencana, tetapi juga mampu bertindak saat terjadi keadaan darurat.” Tambahnya

Sementara itu, Makmun Abrori, Kepala SMA Al Ma’arif Terrak menyatakan, sangat senang bekerjasama dengan FRPB Pamekasan dalam rangka membangun budaya aman di lingkungan sekolah.

“Melalui kegiatan ekstrakurikuler ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memiliki keterampilan nyata dalam menghadapi situasi darurat,” Ujarnya.

Dengan terjalinnya kerjasama ini, diharapkan SMA Al Ma’arif Terrak dapat menjadi salah satu sekolah percontohan dalam penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana di wilayah Kecamatan Tlanakan, sehingga masyarakat terbantu dalam upaya pengurangan risiko bencana. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *