RNPB Laznas LMI Gelar Camping Ceria untuk Pulihkan Trauma Anak Penyintas Gempa
Manggarai Timur, Siagakota.net – Dampak psikologis pascagempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 masih dirasakan sejumlah penyintas, terutama anak-anak yang tengah menjalani masa pemulihan.
Melihat kondisi tersebut, Relawan Nusantara Penanggulangan Bencana (RNPB) Laznas LMI menghadirkan program “Camping Ceria” sebagai bagian dari layanan dukungan psikososial (LDP) bagi anak-anak penyintas gempa.
Kegiatan berlangsung di Dusun Logo, Desa Nanga Mbaling, Kecamatan Sambirampas, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis (3/9/2026). Anak-anak diajak mengikuti berbagai permainan edukatif, aktivitas interaktif, hingga hiburan yang dikemas secara menyenangkan.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diharapkan dapat kembali merasakan suasana ceria sekaligus perlahan mengurangi rasa takut dan trauma yang muncul setelah mengalami bencana.
Pendampingan dipimpin langsung Penanggung Jawab LDP RNPB, Antoni Mbape, yang juga berprofesi sebagai pendidik di MAN 1 Sambirampas, Manggarai Timur. Latar belakang sebagai pendidik menjadi modal penting dalam memberikan pendampingan dengan pendekatan edukatif dan humanis.
Anak-anak diajak bermain sambil belajar dalam suasana yang aman sehingga mereka memiliki ruang untuk mengekspresikan diri dan berinteraksi dengan teman-temannya.
“Kegiatan ini dilakukan secara rutin, yaitu dua kali dalam seminggu selama satu bulan ke depan. Langkah ini kami ambil demi membantu dan meringankan rasa trauma pada anak-anak,” ujar Antoni kepada kontributor Siagakota.net, Jumat (4/9/2026).
Sementara itu, Achmad Ramadhani Egional Prakoso, Manager LMI Bali Nusantara, menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan fisik para penyintas.
Menurutnya, kondisi psikologis masyarakat juga harus menjadi perhatian dalam proses pemulihan, terlebih anak-anak yang membutuhkan pendampingan agar dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal.
“Pendampingan psikososial menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan untuk kembali menjalani kehidupan secara normal setelah mengalami situasi bencana,” katanya.
Program Camping Ceria diharapkan mampu mengembalikan keceriaan anak-anak penyintas gempa sekaligus menumbuhkan semangat dan motivasi mereka untuk kembali beraktivitas.
RNPB Laznas LMI juga berkomitmen melanjutkan pendampingan secara berkala selama masa pemulihan dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan, edukatif, serta kolaborasi bersama masyarakat setempat.(*)










